Bandara Perintis Papua Kembali Kondusif, Kepala Staf Kogabwilhan III Pastikan Aktivitas Masyarakat Segera Normal

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Kogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto meninjau langsung 11 bandara perintis di Papua yang telah diamankan TNI setelah sebelumnya ditutup akibat gangguan KKB. Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan terjaga sehingga aktivitas perekonomian, distribusi logistik, dan pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua dapat kembali berjalan normal.

Jakarta – Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, meninjau langsung 11 bandara perintis di Papua yang telah diamankan oleh Pasukan TNI pasca gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan roda perekonomian dan pelayanan publik kembali berjalan normal di Bumi Cendrawasih.

Menggunakan pesawat jenis Cessna Caravan, Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara berpangkat bintang dua tersebut, bersama para pejabat utama Kogabwilhan III menyambangi satu per satu bandara perintis. Salah satu yang dikunjungi adalah Bandara Kapiraya di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.

“Pertama, kami datang menemui masyarakat untuk mendengarkan dengan hati dan seksama, sekaligus memberikan solusi atas keluh kesah saudara-saudara kita, pasca ditutupnya bandara perintis yang menjadi ujung tombak sosial, ekonomi, dan peradaban masyarakat pelosok Papua,” ujar Joko saat dihubungi wartawan, Selasa, (3/3/2026).

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan KA Mutiara Timur Tambahan untuk Weekend Ceria ke Banyuwangi

Menurut Joko, bandara perintis merupakan “jendela dunia” bagi masyarakat Papua yang tinggal di wilayah pegunungan, perbukitan, dan lembah terpencil. Akses transportasi udara menjadi satu-satunya jalur vital distribusi logistik, mulai dari sembako, pakaian, obat-obatan, alat kesehatan, hingga sarana pendidikan.

Hanya melalui bandara perintis, kebutuhan dasar sandang, pangan, dan papan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat kepada masyarakat. Karena itu, pemulihan keamanan 11 bandara perintis menjadi prioritas strategis TNI dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan Papua.

“Mudah-mudahan akan segera dibuka. Mengingat kondusivitas 11 bandara perintis yang sebelumnya ditutup pasca gangguan KKB kini telah pulih dan dijaga ketat 24 jam oleh Pasukan TNI,” tegasnya.

Selain pengamanan ketat, TNI juga mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di Papua. Prajurit TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif membangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat guna memperkuat persatuan dan kepercayaan publik.

Joko menuturkan bahwasanya upaya menghadirkan kembali rasa aman bagi masyarakat dan memastikan bahwa proses pembangunan serta pelayanan publik dapat berjalan tanpa gangguan, adalah tujuan utama hadirnya TNI ditengah masyarakat Papua.

Hubungan yang semakin erat antara prajurit dan warga menjadi fondasi penting dalam menciptakan stabilitas jangka panjang. Setiap tindakan TNI, kata Joko, dilakukan secara terukur, profesional, dan berlandaskan hukum serta penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Baca Juga :  Bitcoin Kembali Bangkit Setelah Kabar Gencatan Senajata Iran-Israel

“Dalam menghadapi situasi tertentu, seluruh tindakan tegas dan terukur oleh Prajurit TNI dilakukan secara profesional berdasarkan Rules of Engagement (ROE). Hal ini untuk memastikan setiap langkah sesuai hukum, HAM, etika, serta kebijakan yang berlaku, sekaligus melindungi personel TNI dan warga sipil,” jelasnya.

Pemulihan keamanan bandara perintis bukan sekadar aspek pertahanan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan kembali rasa aman, menjamin kelancaran pembangunan, serta memastikan pelayanan publik berjalan tanpa gangguan.

TNI, lanjut Joko, berkomitmen hadir sebagai pelindung masyarakat sekaligus mitra pembangunan di Tanah Papua. Penindakan terhadap gangguan keamanan dilakukan demi melindungi hak dasar warga untuk hidup damai, sejahtera, dan bermartabat di tanah kelahirannya.

Dengan pengamanan 11 bandara perintis Papua oleh TNI, harapan masyarakat untuk kembali beraktivitas normal semakin terbuka lebar. Stabilitas keamanan yang terjaga menjadi fondasi kokoh bagi terwujudnya Papua yang aman, maju, dan sejahtera dalam pangkuan NKRI.

“Bersama masyarakat, tokoh adat, pemuka agama, serta seluruh unsur penyelenggara negara di Bumi Cendrawasih, TNI akan selalu menjadi garda terdepan menjaga roda pembangunan bangsa di ufuk timur Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan
Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!
Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690
Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00 WIB

Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB

Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Berita Terbaru