Dukung Pembangunan dan Ekonomi Nasional, Kementerian PU Konsisten Gulirkan Program Padat Karya Tunai Melalui Program P3TGAI

- Editor

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 3 November 2025- Kementerian Pekerjaan Umum Rakyat (PU) secara konsisten menggulirkan Program Padat Karya Tunai (PKT) di berbagai daerah. Program ini dilaksanakan untuk mendukung program pembangunan infrastruktur dan ekonomi nasional.

Salah satu wujud implementasi program PKT tersebut adalah
program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Program ini
dilaksanakan di berbagai daerah, dan sejalan dengan upaya mendukung program
swasembada pangan dan pembangunan dari desa sebagaimana tertuang dalam Asta
Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pelaksanaan P3TGAI
merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat desa. Komitmen ini diwujudkan melalui pemberdayaan petani dan
pembangunan infrastruktur irigasi yang berkelanjutan.

“Melalui program padat karya ini, kita tidak hanya
membangun infrastruktur yang memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka
lapangan kerja, menumbuhkan ekonomi lokal, dan memperkuat kemandirian petani
dalam mengelola sumber daya air,” kata Menteri Dody.

Salah satu lokasi pelaksanaan P3TGAI ada di Sumatera
Selatan, tepatnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Secara keseluruhan,
pada tahap pertama tahun 2025, program P3TGAI di Kabupaten OKI dilaksanakan
oleh 59 Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di 4 kecamatan atau 29 desa.
Adapun target pembangunan program P3TGAI di OKI ini adalah pembangunan saluran
irigasi tersier sepanjang 6.098 meter untuk mengairi 8.254 hektare lahan
pertanian.

Baca Juga :  Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus US $76.000, Momentum Positif Dorong Strategi Diversifikasi Aset Investor Indonesia

Pelaksanaan program ini melibatkan langsung masyarakat
setempat, terutama petani, mulai dari tahap pengusulan, pelaksanaan, hingga
pengelolaan. Dengan skema padat karya, program ini tidak
hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan
manfaat ekonomi langsung. Manfaat tersebut berupa peningkatan pendapatan rumah
tangga para petani melalui pemberian upah harian atau mingguan.

Staf Ahli Menteri PU Bidang Sosial Budaya dan Peran
Masyarakat, K.M. Arsyad, yang meninjau langsung pelaksanaan P3TGAI di Desa
Cahya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, menegaskan keberhasilan program
tersebut. Ia menyatakan bahwa pelibatan masyarakat menjadi faktor utama dalam
keberhasilan program ini.

“Tujuan kami memastikan masyarakat benar-benar terlibat
sejak awal, bukan sekadar penerima manfaat. Dari hasil kunjungan, terbukti
bahwa kelompok masyarakat sudah berperan aktif melalui musyawarah desa dan
pelaksanaan langsung di lapangan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan di sini
benar-benar dari, oleh, dan untuk masyarakat,” kata Arsyad.

Baca Juga :  Evlin CEO Indogo - anggota Starfindo Menghadiri dan Mendukung Acara AIoT dan EVTech oleh Arrow.id

Melalui pelibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan
kegiatan, program P3TGAI di Sumatera Selatan diharapkan tidak hanya
meningkatkan fungsi irigasi, tetapi juga memperkuat gotong royong dan
kemandirian desa.

Hanifah (43 tahun), petani di Desa Cahya Maju sekaligus
Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Joko Tingkir, mengungkapkan
pembangunan saluran irigasi melalui program P3TGAI telah memberikan manfaat
nyata. Salah satunya adalah peningkatan indeks pertanaman (IP) yang sebelumnya
hanya 100, kini bisa meningkat jadi 200 bahkan 300.

“Dengan adanya saluran irigasi ini, lahan sawah kelompok
kami seluas sekitar 35 hektare kini bisa terairi dengan baik. Dari hanya
bertanam sekali setahun, sekarang kami bisa menanam dua sampai tiga kali
setahun. Ini jelas meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,” ujar
Hanifah.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar
Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan
Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel
Perkuat Sinergi dan Akses Pembiayaan, BRI Finance Gelar Pameran Otomotif di Banyuwangi
Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026
Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat
Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:00 WIB

Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:00 WIB

Perkuat Sinergi dan Akses Pembiayaan, BRI Finance Gelar Pameran Otomotif di Banyuwangi

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki

Berita Terbaru