Empat Instansi Di Wilayah Daop 8 Dapat Apresiasi Dari PT KAI Atas Dukungan Pengamanan Aset Negara

- Editor

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo mengungkapkan bahwa berkat kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, sehingga selama tahun 2024 KAI Daop 8 Surabaya berhasil melakukan sertifikasi aset tanah seluas 1.948.299 meter persegi dengan nilai aset mencapai Rp 656.552.396.000 Sementara itu, aset KAI yang berhasil dilakukan penyelamatan aset pada periode yang sama seluas 90.418 meter persegi dengan nilai aset sebesar Rp 164.701.046.127

“Pencapaian tersebut merupakan wujud komitmen KAI untuk melakukan optimalisasi aset negara yang dikelola demi kepentingan negara dan masyarakat luas,” kata Wisnu.

Di Tahun 2024 PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya berhasil melakukan sertifikasi aset seluas 1.948.299 meter persegi dan tertibkan aset seluas 90.418 meter persegi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Pencapaian tersebut pastinya hasil dukungan dan juga kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Kepolisian, Kejaksaan dan juga Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sebagai bentuk apresiasi kepada para stakeholder dan mitra yang telah mendukung KAI dalam melakukan pengamanan aset negara yang berada dalam pengelolaannya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar acara “KAI Stakeholder’s Gathering & Award” di Auditorium Kantor Pusat PT KAI Bandung pada Kamis (24/4).

Baca Juga :  Berikut Cara Kucing Cepat Gemuk dengan Wet Food Bernutrisi

Image

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI, Dadan Rudiansyah, menyerahkan penghargaan kepada perwakilan stakeholder’s dan mitra atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan dalam proses sertifikasi serta pengamanan aset KAI dari potensi penguasaan oleh pihak yang tidak berhak.

Adapun penerima apresiasi dari masing-masing instansi di wilayah Daop 8 adalah sebagai berikut:

Kejaksaan:

– Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang diwakili Bangkit Sormin, S.H., M.H. selaku Asisten Perdata & Tata Usaha Negara

– Kejaksaan Negeri Kota Surabaya yang dihadiri langsung Ajie Prasetya, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Kota Surabaya

Kepolisian:

– Polrestabes Surabaya yang diwakili AKBP Wachid Arifaini selaku Kepala Satuan Pengamanan Objek Vital

Badan Pertanahan Nasional (BPN):

– BPN Kota Surabaya II yang dihadiri langsung oleh Budi Hartanto, S.SiT.

Dalam sambutannya, Dadan Rudiansyah menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian, kejaksaan, pertanahan, dan seluruh mitra yang telah memberikan kontribusi nyata. Keberhasilan dalam penertiban dan sertifikasi aset ini tidak akan terwujud tanpa kolaborasi yang solid. Harapannya agar momen ini dapat semakin mempererat kolaborasi yang harmonis antara KAI dengan para stakeholder dan mitra yang selama ini telah terjalin dengan baik. “Semangat kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam penyelamatan aset negara,” ujar Dadan.

Baca Juga :  Anak Muda Berprestasi, Maharani Jabat Manajer Setelah Magang di LindungiHutan

Image

Selain kepada instansi pemerintah, KAI juga memberikan apresiasi kepada para notaris dan lawyer selaku mitra yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program-program KAI terkait pengamanan dan penyelamatan aset.

Sementara itu Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo mengungkapkan bahwa berkat kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, sehingga selama tahun 2024 KAI Daop 8 Surabaya berhasil melakukan sertifikasi aset tanah seluas 1.948.299 meter persegi dengan nilai aset mencapai Rp 656.552.396.000 Sementara itu, aset KAI yang berhasil dilakukan penyelamatan aset pada periode yang sama seluas 90.418 meter persegi dengan nilai aset sebesar Rp 164.701.046.127

“Pencapaian tersebut merupakan wujud komitmen KAI untuk melakukan optimalisasi aset negara yang dikelola demi kepentingan negara dan masyarakat luas,” kata Wisnu.

“KAI menegaskan komitmen untuk terus menjaga amanah negara dalam mengelola aset, tidak hanya berupaya untuk mengamankan aset-aset ini dari segala bentuk ancaman, tetapi juga secara aktif melakukan optimalisasi agar setiap nilai yang terkandung di dalamnya dapat memberikan kontribusi bagi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wisnu.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00 WIB

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Berita Terbaru