Harga Emas Masih Menguat, Target 5.005 Kian Terbuka

- Editor

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Kamis (16/4) diperkirakan masih berada dalam tren penguatan, seiring dukungan sinyal teknikal yang tetap solid dan faktor fundamental global yang cenderung kondusif. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa XAU/USD pada timeframe harian masih menunjukkan kecenderungan bullish yang cukup kuat, dengan peluang kenaikan yang tetap terbuka dalam jangka pendek hingga menengah.

Secara teknikal, harga emas saat ini masih mampu bertahan di atas indikator Moving Average 21 dan 34, yang berfungsi sebagai area penopang pergerakan harga. Bertahannya harga di atas level tersebut menjadi indikasi bahwa tren kenaikan masih berada dalam jalurnya dan belum mengalami perubahan signifikan. Kondisi ini juga mencerminkan bahwa tekanan beli di pasar masih cukup dominan dibandingkan tekanan jual.

Struktur pergerakan yang stabil di atas area support dinamis tersebut memberikan sinyal bahwa harga emas memiliki fondasi yang cukup kuat untuk melanjutkan penguatan. Dalam kondisi seperti ini, koreksi yang mungkin terjadi cenderung bersifat terbatas dan tidak mengganggu arah tren utama yang masih mengarah ke atas.

Dalam proyeksi terbarunya, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.868. Level ini menjadi titik penting yang akan diuji oleh pasar dalam waktu dekat. Jika harga mampu menembus area tersebut dengan kuat, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Baca Juga :  Customer Service Efektif Bisa Naikkan Conversion Rate

Selanjutnya, apabila momentum bullish tetap terjaga, harga emas diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan hingga mencapai level 5.005. Level ini tidak hanya berfungsi sebagai resistance teknikal, tetapi juga memiliki arti penting secara psikologis bagi pelaku pasar, sehingga sering menjadi acuan dalam menentukan arah pergerakan harga berikutnya.

Dari sisi indikator, pergerakan stochastic yang masih mengarah naik turut memperkuat sinyal bullish. Indikator ini menunjukkan bahwa momentum kenaikan masih berlangsung dan sejalan dengan pergerakan harga. Meski demikian, posisi yang mendekati area overbought juga menjadi sinyal bahwa potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan.

Di luar faktor teknikal, pergerakan harga emas juga didukung oleh sejumlah sentimen global yang positif. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang masih berlangsung menjadi salah satu faktor utama yang mendorong meningkatnya permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga turut memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar, baik melalui penghentian kenaikan suku bunga maupun kemungkinan penurunan suku bunga di masa mendatang. Kondisi ini menjadi sentimen positif bagi emas, mengingat logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga :  Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Di sisi lain, pelemahan dolar Amerika Serikat juga memberikan dorongan tambahan bagi kenaikan harga emas. Dengan adanya hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas, tekanan terhadap dolar akan membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi.

Faktor lain yang turut memperkuat tren kenaikan adalah meningkatnya permintaan dari bank sentral global yang terus menambah cadangan emas mereka. Langkah ini menunjukkan bahwa emas masih dipandang sebagai aset strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren bullish harga emas masih memiliki peluang untuk berlanjut dalam waktu dekat. Selama harga mampu bertahan di atas area support utama, arah pergerakan diperkirakan tetap mengarah ke atas, dengan potensi pengujian level resistance yang lebih tinggi. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru