Holding Perkebunan Nusantara Dorong Akses Pendidikan Usia Dini di Perkebunan Lewat TK Tunas Karya Ciater

- Editor

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Di tengah geliat perkembangan pendidikan di Kabupaten Subang, keberadaan TK Tunas Karya yang dikelola PTPN I Regional 2 Ciater sebagai subholding Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menjadi pelopor pendidikan anak usia dini. Berdiri sejak tahun 1970, TK ini telah berperan sebagai pionir yang membuka akses pendidikan prasekolah bagi anak-anak karyawan dan masyarakat sekitar.

Bangunan TK yang berada di dalam kompleks Perumahan PTPN I Regional 2 Ciater memang sudah berusia lebih dari lima dekade, namun auranya tetap menyala. Dipoles warna-warni ceria dengan motif dekoratif, TK ini penuh keceriaan setiap hari, di mana puluhan anak belajar sambil bermain dalam suasana menyenangkan.

“TK Tunas Karya ini boleh dibilang sebagai pelopor pendidikan prasekolah di daerah ini. Pada 1970 belum banyak TK di Subang. Alhamdulillah sampai saat ini TK Tunas Karya tetap eksis dan menjadi inspirasi berdirinya TK lain di wilayah ini,” ujar Nia Kurnia, Kepala Sekolah TK Tunas Karya, saat ditemui akhir Agustus 2025.

Baca Juga :  Kedua Jalur KA di Tigaraksa Kembali Normal, KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan Kereta Api

Sejak awal berdirinya, keberadaan TK Tunas Karya bukan hanya ditujukan untuk anak-anak karyawan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar. Hal ini mencerminkan visi PTPN sebagai agent of development, yang tidak sekadar mengejar profit, tetapi juga berperan nyata dalam pembangunan sosial, termasuk pendidikan.

Nia menjelaskan, pola belajar di TK ini menggunakan model belajar sambil bermain, yang dikemas dengan muatan nilai-nilai literasi, karakter, disiplin, hingga penguatan spiritual. “Setiap Jumat, kami berikan penguatan moral dan ibadah. Anak-anak diajarkan hafalan surat pendek, iqro, praktik salat, hingga berinfaq. Tujuannya membentuk akhlak mulia sekaligus kesiapan spiritual mereka,” jelas Nia.

Keberhasilan TK ini juga terlihat dari banyaknya alumni yang kini menjadi tokoh di berbagai bidang, di antaranya mantan Bupati Subang Eep Hidayat dan Ambu Nina Nurhayati.

Baca Juga :  Jelang Kepadatan Penumpang pada Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Bawa Barang Secukupnya

Selain itu, apresiasi juga datang dari orang tua murid. Asih, salah satu orang tua siswa, mengaku anaknya mendapatkan penguatan kedisiplinan dan adab lebih baik setelah bersekolah di TK Tunas Karya. “Anak saya sering melakukan kebaikan sendiri di rumah. Misalnya, tiba-tiba mengaji atau berdoa sebelum makan, karena diajarkan bu guru. Kami berterima kasih kepada para guru,” ucapnya.

Sementara itu, Desmato, Region Head PTPN I Regional 2, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pendidikan di lingkungan perkebunan.

“Kami bangga melihat perkembangan anak-anak di TK Kebun Ciater. Mereka adalah generasi penerus bangsa. PTPN I Regional 2 berkomitmen untuk terus mendukung program-program pendidikan, karena kami percaya pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan memastikan masa depan lebih cerah,” ujar Desmato yang juga menjadi Ketua Yayasan secara ex officio.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Solusi Strategis Konsultan Bisnis Efba Consulting dalam Menaikkan Angka Penjualan Di 2026
deGadai.com Bersinergi dengan Synergy Inarkos Prestige, Hadirkan Solusi Likuiditas Cepat Bagi Para Pebisnis
Kelebihan Tarik Tunai Tanpa Kartu: Lebih Praktis di Era Digital
Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global
Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia
Barantum Maksimalkan Campaign Marketing dengan Broadcast WhatsApp
Orang Tua Tak Perlu Khawatir, BINUS UNIVERSITY Siapkan Talenta Hospitality yang Siap dan Relevan dengan Kebutuhan Industri Berkelanjutan
ARBA Produk Asli Anak Bangsa Yang Merubah Standar Industri Hospitality: Dari Sekadar Okupansi ke Mesin Profit Berbasis Sistem
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:04 WIB

Solusi Strategis Konsultan Bisnis Efba Consulting dalam Menaikkan Angka Penjualan Di 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:01 WIB

deGadai.com Bersinergi dengan Synergy Inarkos Prestige, Hadirkan Solusi Likuiditas Cepat Bagi Para Pebisnis

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:01 WIB

Kelebihan Tarik Tunai Tanpa Kartu: Lebih Praktis di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:01 WIB

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:01 WIB

Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:00 WIB

Orang Tua Tak Perlu Khawatir, BINUS UNIVERSITY Siapkan Talenta Hospitality yang Siap dan Relevan dengan Kebutuhan Industri Berkelanjutan

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:00 WIB

ARBA Produk Asli Anak Bangsa Yang Merubah Standar Industri Hospitality: Dari Sekadar Okupansi ke Mesin Profit Berbasis Sistem

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:00 WIB

Mengupas Strategi Deteksi dan Pencegahan Fraud di Era Digital melalui Akuntansi Forensik

Berita Terbaru