Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan PALMSTOCK

- Editor

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan memperkenalkan dua sistem digital untuk mendukung pengelolaan logistik dan pergudangan, yakni PalmGO dan PALMSTOCK. Kedua sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta pengelolaan persediaan barang dalam satu platform berbasis data.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa dalam pembukanya menyampaikan bahwa digitalisasi yang dilakukan PalmCo diarahkan pada integrasi sistem dan data, bukan sekadar menambah jumlah aplikasi. Menurutnya, tantangan utama transformasi digital adalah memastikan seluruh proses bisnis terhubung dalam satu ekosistem yang efisien dan mudah diawasi.

“Ke depan, PalmCo tidak membutuhkan banyak aplikasi, tetapi membutuhkan sistem yang saling terintegrasi dan digunakan secara berkelanjutan. PalmGO dan PALMSTOCK kami arahkan menjadi fondasi pengelolaan logistik dan stok yang berbasis data, transparan, dan mengurangi praktik pencatatan ganda,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, integrasi data yang kuat akan mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada proses manual, khususnya di sektor logistik yang bergerak setiap waktu dan melibatkan banyak unit kerja.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Opsi Finishing Banner di Supplier X Banner

Dari sisi skala bisnis, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo menjelaskan bahwa kebutuhan digitalisasi logistik dan stok menjadi keniscayaan mengingat besarnya nilai yang dikelola perusahaan setiap hari.

“Setiap hari PalmCo mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas menggunakan kurang lebih 900 unit truk. Jika diakumulasikan, nilai barang yang bergerak mencapai sekitar Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun. Di sisi lain, stok yang kami kelola di 248 gudang tersebar di berbagai wilayah juga bernilai sangat besar,” jelas Ugun.

Menurutnya, tanpa sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan persediaan akan sangat bergantung pada proses manual dan berisiko menimbulkan inefisiensi, penyusutan, hingga lemahnya akuntabilitas.

“Melalui PalmGO dan PALMSTOCK, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, monitoring, evaluasi, hingga penyusunan proyeksi dapat dilakukan secara real-time dan lebih akurat. Ini penting untuk menekan potensi kehilangan, mengurangi susut, sekaligus memperkuat tata kelola berbasis data,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo Suhendri menekankan bahwa PalmGO dan PALMSTOCK tidak hanya berfungsi sebagai sistem teknologi, tetapi juga menjadi instrumen perubahan cara kerja dan budaya operasional di seluruh lini perusahaan.

Baca Juga :  Menteri Dody Pastikan Pengerjaan Tol Semarang-Demak dan Percepatan Penanganan Banjir Rob Kaligawe-Sayung-Terboyo

“PalmGO dirancang untuk mengelola dan mengoptimalkan seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Sementara PALMSTOCK memastikan pengelolaan persediaan barang dan gudang berjalan terintegrasi, akurat, dan terhubung dengan sistem SAP,” ujar Suhendri.

Ia menambahkan, kedua sistem ini mendorong peralihan dari proses manual yang terfragmentasi menuju pola kerja yang terintegrasi dan berbasis data, hingga ke level operasional paling bawah.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi penumpukan stok yang tidak perlu, kekurangan material yang menghambat operasional, maupun pencatatan berulang. PalmGO dan PALMSTOCK membantu menciptakan efisiensi biaya, meningkatkan transparansi, dan memperkuat daya saing perusahaan,” jelasnya.

Melalui implementasi PalmGO dan PALMSTOCK, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menargetkan efisiensi biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet. Digitalisasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Holding dalam membangun operasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan industri ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru