Integrasi KA Jarak Jauh dan Commuter Line Permudah Mobilitas Pelanggan, Perkuat Peran Stasiun Bekasi dan Jatinegara pada Nataru 2025/2026

- Editor

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pola mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menunjukkan kecenderungan meningkatnya pemanfaatan stasiun-stasiun terintegrasi di wilayah penyangga Jakarta. Stasiun Bekasi dan Stasiun Jatinegara semakin berperan sebagai simpul perjalanan utama karena menghadirkan integrasi langsung antara layanan kereta api jarak jauh dan Commuter Line, sehingga memberikan kemudahan, efisiensi waktu, dan kenyamanan bagi pelanggan selama periode libur akhir tahun.

Pada masa Angkutan Nataru ini dari tanggal 18 Desember hingga 26 Desember 2025 per pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 32.470 pelanggan membeli tiket kereta api jarak jauh dengan keberangkatan dari Stasiun Jatinegara, dengan jumlah pelanggan tiba mencapai 68.956 orang. Sementara itu, dari Stasiun Bekasi tercatat 82.355 pelanggan berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dan 90.385 pelanggan tiba. Data tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap stasiun terintegrasi sebagai alternatif keberangkatan dan kedatangan yang mudah dijangkau melalui layanan komuter.

Baca Juga :  Tarif Mulai Rp5.000, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Nyaman untuk Libur Long Weekend 18-20 April 2025

Peran Stasiun Bekasi dan Jatinegara semakin strategis sebagai stasiun penyangga bagi Stasiun Gambir dan Pasarsenen. Integrasi antarlayanan memungkinkan pelanggan memanfaatkan Commuter Line untuk menjangkau stasiun keberangkatan kereta api jarak jauh, sekaligus membantu pemerataan arus penumpang dan mengurangi kepadatan di stasiun utama Jakarta selama puncak Nataru.

Kuatnya integrasi tersebut juga tercermin dari tingginya volume pergerakan pelanggan Commuter Line. Pada periode 18 hingga 25 Desember 2025, Stasiun Bekasi mencatat 249.845 pelanggan gate in dan 241.449 pelanggan gate out. Sementara di Stasiun Jatinegara, volume gate in mencapai 79.933 pelanggan dan gate out 74.461 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kemudahan integrasi antarlayanan menjadi faktor utama dalam perubahan pola perjalanan masyarakat pada masa Nataru.

Baca Juga :  Transportasi Rendah Emisi: 17,7 Juta Pelanggan KAI Kurangi Sekitar 420 Ribu Ton CO₂ dalam 4 Bulan

“Integrasi antara kereta api jarak jauh dan Commuter Line di Stasiun Bekasi dan Jatinegara memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan, baik dari sisi akses, waktu tempuh, maupun kenyamanan. Skema ini turut mendukung kelancaran distribusi arus penumpang dari dan menuju Jakarta selama masa Angkutan Nataru,” ujar Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta terus mengoptimalkan pengelolaan stasiun-stasiun terintegrasi sebagai bagian dari upaya menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan mudah diakses oleh masyarakat. Penguatan integrasi antarlayanan dan pengaturan arus penumpang diharapkan dapat menjaga kelancaran mobilitas selama masa Angkutan Nataru, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pelanggan kereta api.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:00 WIB

Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services

Berita Terbaru