KAI Daop 2 Bandung Pastikan Jalur Purwakarta–Ciganea Kembali Normal, KA Papandayan Jadi Kereta Pertama Melintas

- Editor

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan bahwa jalur kereta api di petak jalan Purwakarta–Ciganea telah selesai dilakukan penanganan pada pukul 17.08 WIB dan saat ini sudah dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.

Penanganan gangguan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi oleh petugas prasarana KAI di lapangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama. Setelah penanganan selesai, petugas juga melakukan serangkaian pemeriksaan dan pengamanan jalur sesuai prosedur keselamatan sebelum jalur dinyatakan aman untuk dilalui.

Baca Juga :  ElectroMech: Dukung Pertumbuhan Industri & Pembangunan Nasional sebagai Perusahaan Crane di Indonesia

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI langsung bergerak cepat begitu gangguan terjadi. “KAI Daop 2 Bandung bergerak cepat melakukan penanganan gangguan di petak jalan Purwakarta–Ciganea dengan mengerahkan petugas prasarana serta Alat dan Material Untuk Siaga (AMUS). Penanganan telah selesai pada pukul 17.08 WIB dan setelah melalui serangkaian pemeriksaan keselamatan, jalur dinyatakan aman untuk dilalui. Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Kuswardojo.

Usai dinyatakan aman pasca penanganan, KA 129 Papandayan menjadi kereta api pertama yang melintas di lokasi kejadian dengan kondisi aman dan lancar. Hal ini menandai bahwa jalur telah kembali berfungsi normal untuk melayani perjalanan kereta api.

Baca Juga :  KAI Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends, Hadiah Total Rp52 Juta

Lebih lanjut, Kuswardojo menyampaikan “Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran serta pengertian para pelanggan selama proses penanganan berlangsung.”

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk menjaga keandalan prasarana, meningkatkan kecepatan penanganan gangguan, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan kereta api.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00 WIB

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Berita Terbaru