Laporan Debitur,Mangkrak,P0lisi Lakukan,SP2HP, Dimana Keadilan??

- Editor

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alarinewes. Com.PEKANBARU – Penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilaporkan ke Polda Riau masih belum menemukan titik terang. Kasus ini dilaporkan pada tanggal 23 April 2024, dimana seorang debitur melaporkan telah menjadi korban dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan oleh sekelompok Debt Collector dari sebuah perusahaan perkreditan PT. ACC di Pekan Baru.

Dilangsir dari pemberitaan sebelumnya
Tim wartawan, menyampaikan
Tim Kuasa Hukum dari korban telah mendatangi pihak penyidik Polresta Pekanbaru. Karena proses penyelidikan telah dilimpahkan oleh Polda Riau kepada pihak Polresta Pekanbaru pada tanggal 30 April 2024 yang lalu, Tetapi sampai saat ini sudah dua bulan belum tuntas sehingga terkesan lamban.

Selama proses penyelidikan, polisi telah memeriksa tiga orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut dengan inisial ABS, JRL, dan MS dengan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari saksi di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan.

Baca Juga :  Rencana Temui Kesra dan BAZNAS Lebak Forwatu Gagas Bagi Tugas

Meskipun sudah lebih dari dua bulan berlalu, perkembangan kasus ini masih sangat minim, pihak Polresta Pekanbaru telah memberikan lanjutan SP2HP kepada Tim Kuasa Hukum korban. Dalam SP2HP Kepala Kepolisian Resort Kota Pekanbaru yang ditanda tangani oleh Kasat Reskrim Bery Juana Putra., S.I.K.,M.H, menyampaikan rencana tindak lanjut penyelidik Sat Reskrim Polresta Pekanbaru adalah membuat undangan wawancara permintaan keterangan kepada inisial KH dan DJS.

Selanjutnya, Tim kuasa hukum korban Azwar Alimin Musa,SH mengatakan bahwa SP2HP lanjutan ini sudah diterima hari ini dan masih menunggu hasil gelar perkara dari pihak Polresta Pekanbaru. Pada Senin (24/6/2024).

“Kami sebagai Tim Kuasa Hukum dari Korban, hari ini telah menemui penyidik di Polresta Pekanbaru, terkait tindak lanjut laporan klien kami tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada hari Jumat, tanggal 19 April 2024 yang lalu di Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. Proses penyelidikan perkara ini masih belum selesai dari pihak Polresta. Sementara hari ini dijelaskan dalam SP2HP masih rencana membuat undangan permintaan keterangan dari beberapa orang yang akan di periksa dengan inisial KH, dan DJS,” jelas Azwar.

Baca Juga :  Sematkan Kenaikan Pangkat, Kalapas Rangkasbitung Harap pegawai jadi Role Model

“Selanjutnya, kami berharap segera proses cepat dan periksa siapa saja yang diduga terlibat berdasarkan laporan klien kami, jangan ada satu orang pun yang diduga terlibat tidak diperiksa. Karena bukti-bukti pada saat kejadian berupa foto dan Video lengkap dan bahkan saksi- dari pihak pelapor sudah di periksa. Maka dalam bulan ini kami tunggu hasil gelar perkara demi kepastian dan keadilan hukum terhadap klien kami,” tutur Azwar beserta Tim Kuasa Hukum**H.waruwu**

Berita Terkait

Pemberitaan Tanpa Konfirmasi SPBU 24.351.137 Resah Beredarnya Berita Miring ( Hoaks ) 
Judi Sabung Ayam Milik Rudi Dekat Sampang AL-Maksum Kec. Stabat Kebal Hukum Diduga Kapolsek Terima Setoran Warga Minta Kapolda Kapolres Langkat Tindak Tegas !!
Penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar Digudang Mafia Minyak Bersubsidi Di Jalan Sukarno Hatta Kota Bandar Lampung Diduga Di Backup Oknum TNI AL
SPBU 24.352.39 Jalan Yos Sudarso No.26 Sukaraja KC Bumi Waras Menjual Minta Jenis Solar Kepengcor, ( Mafia ) Minyak Subsidi Diduga Ada Oknum APH Yang Terlibat
Penimbunan Ilegal Minyak Subsidi Jenis Pertalite Merasa Kebal Hukum Diduga Dibekingi Oknum TNI AL, APH Diminta Tidak Tegas !!
Penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar Digudang Mafia Minyak Bersubsidi Wilayah Way Lunik Diduga Ada Oknum TNI AL Yang Terlibat
Aktivitas Gudang Minyak Mentah Di Perbatasan Lampung Selatan, Berharap Dari APH Dan Dinas Lingkungan Hidup Tindak Tegas
Diduga Oknum Pengawas, Rz Dan Al Dari Pihak SPBU Srimenanti Sribawono Sebagai Pemain Utama Pendistribusian Pengecor Minyak Subsidi Jenis Solar Di Sribawono Kapolres Diminta Untuk Tidak Tegas !!
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:05 WIB

Pemberitaan Tanpa Konfirmasi SPBU 24.351.137 Resah Beredarnya Berita Miring ( Hoaks ) 

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:28 WIB

Judi Sabung Ayam Milik Rudi Dekat Sampang AL-Maksum Kec. Stabat Kebal Hukum Diduga Kapolsek Terima Setoran Warga Minta Kapolda Kapolres Langkat Tindak Tegas !!

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:45 WIB

Penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar Digudang Mafia Minyak Bersubsidi Di Jalan Sukarno Hatta Kota Bandar Lampung Diduga Di Backup Oknum TNI AL

Jumat, 19 Desember 2025 - 01:26 WIB

SPBU 24.352.39 Jalan Yos Sudarso No.26 Sukaraja KC Bumi Waras Menjual Minta Jenis Solar Kepengcor, ( Mafia ) Minyak Subsidi Diduga Ada Oknum APH Yang Terlibat

Minggu, 14 Desember 2025 - 19:27 WIB

Penimbunan Ilegal Minyak Subsidi Jenis Pertalite Merasa Kebal Hukum Diduga Dibekingi Oknum TNI AL, APH Diminta Tidak Tegas !!

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:34 WIB

Penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar Digudang Mafia Minyak Bersubsidi Wilayah Way Lunik Diduga Ada Oknum TNI AL Yang Terlibat

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:37 WIB

Aktivitas Gudang Minyak Mentah Di Perbatasan Lampung Selatan, Berharap Dari APH Dan Dinas Lingkungan Hidup Tindak Tegas

Senin, 1 Desember 2025 - 19:55 WIB

Diduga Oknum Pengawas, Rz Dan Al Dari Pihak SPBU Srimenanti Sribawono Sebagai Pemain Utama Pendistribusian Pengecor Minyak Subsidi Jenis Solar Di Sribawono Kapolres Diminta Untuk Tidak Tegas !!

Berita Terbaru