NOBI Dana Kripto, Produk Investasi Berbasis Kripto Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

- Editor

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Dana Kripto Indonesia resmi meluncurkan NOBI Dana Kripto, manajemen aset kripto pertama di Indonesia. Penawaran perdana NOBI Dana Kripto kelas A akan dimulai pada tanggal 23 Juli 2025.

PT Dana Kripto Indonesia resmi meluncurkan NOBI Dana Kripto, produk investasi berbasis kripto pertama di Indonesia. PT Dana Kripto Indonesia sudah menjadi peserta OJK Regulatory Sandbox sesuai Surat OJK No. S-196/IK.01/2025. Peluncuran ini menjadikan NOBI Dana Kripto sebagai produk manajemen aset kripto pertama dan satu-satunya di Indonesia.

NOBI Dana Kripto menawarkan solusi investasi kripto yang simpel melalui satu produk terkelola. Investor tidak perlu repot membeli, menyimpan, atau mengelola aset kripto sendiri, cukup dengan berinvestasi di satu produk Dana Kripto Indeks saja.

“Kami ingin membantu masyarakat untuk dapat berinvestasi aset kripto dengan lebih mudah dan aman, tanpa perlu memusingkan proses teknis manajemen wallet atau pengelolaan portofolio yang rumit. Dengan NOBI Dana Kripto, investasi kripto bisa dilakukan secara lebih praktis, aman, dan tentunya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Vidy Onadi, Direktur PT Dana Kripto Indonesia.

Aset Dikelola Secara Aman dan Transparan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Baca Juga :  Putra Indonesia Pimpin Global Landscapes Forum, Platform Bentang Alam Terbesar di Dunia

Seluruh aset investor disimpan menggunakan Institutional grade Custody, untuk memastikan keamanan dana serta transparansi dalam pengelolaan dana. Para investor juga dapat memantau portofolio secara real-time langsung melalui platform NOBI Dana Kripto.

Aset dalam portofolio NOBI Dana Kripto dikelola oleh tim manajer dana kripto profesional yang berpengalaman dalam bidang investasi dan kripto, dengan pendekatan berbasis data dan strategi mitigasi risiko berdasarkan tren pasar terkini. Alokasi portofolio difokuskan hanya pada aset kripto utama yaitu Bitcoin, Ethereum, dan Solana yang memiliki utilitas nyata dan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Jika dilakukan simulasi perbandingan kinerja strategi NOBI Dana Kripto Indeks, investor yang hanya berinvestasi di Bitcoin, dan fund unggulan Indonesia sejak awal 2021, terlihat bahwa strategi NOBI Dana Kripto Indeks mampu menghasilkan pertumbuhan portofolio yang paling signifikan. Dengan performa yang konsisten mengungguli instrumen lainnya, NOBI Dana Kripto dapat menjadi alternatif menarik bagi investor yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Adopsi Lokal dan Tren Pasar Global

Peluncuran NOBI Dana Kripto menjadi langkah positif bagi perkembangan industri dan adopsi aset kripto di Indonesia, dimana aset kripto kini semakin diakui sebagai bagian dari aset investasi yang dapat diakses masyarakat luas.

Baca Juga :  Jelajahi Jejak Sejarah Perkeretaapian Indonesia di Museum Ambarawa dan Lawang Sewu

Di pasar global, perkembangan serupa terlihat dari disetujuinya berbagai ETF Bitcoin spot, misalnya iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock di Amerika Serikat. Langkah tersebut menandai semakin luasnya penerimaan terhadap kripto sebagai aset investasi yang resmi dan diakui dalam sistem pasar modal global.

“Kami melihat tren ETF kripto di luar negeri sebagai bukti bahwa aset kripto kini makin diterima secara luas. NOBI Dana Kripto turut hadir dengan inovasi serupa yang tentunya disesuaikan dengan regulasi yang ada untuk memenuhi kebutuhan investor di Indonesia.”, tambah Vidy Onadi.

NOBI Dana Kripto akan meluncurkan produk pertamanya, NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A, pada tanggal 23 Juli 2025. Calon investor sudah dapat mulai mendaftar untuk masuk ke dalam waiting list melalui website nobi.id. Calon investor yang telah mendaftar akan mendapatkan informasi terbaru seputar NOBI Dana Kripto melalui email dan berhak untuk berpartisipasi pada penawaran perdana NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis
BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:01 WIB

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Berita Terbaru