Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

- Editor

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (01/04) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (“Perseroan”) / Krakatau Steel Goup (KRAS) mengumumkan pencapaian penting dalam perjalanan transformasinya dengan membukukan laba bersih sebesar USD 339,64 juta (setara Rp5,68 triliun) pada tahun buku 2025. Pencapaian ini merupakan buah dari kepercayaan para pemangku kepentingan serta langkah strategis pembenahan internal yang dilakukan secara bertahap.

Laba bersih yang tercatat pada periode ini
sebagian besar bersumber dari keuntungan buku (accounting gain) atas keberhasilan program restrukturisasi utang
yang komprehensif. Perseroan mencatatkan pendapatan keuangan sebesar USD 519,92
juta dari proses restrukturisasi tersebut, termasuk laba atas penyelesaian
kewajiban dipercepat (haircut)
senilai USD 156,74 juta.

Amanah Transformasi dan Dukungan Stakeholders

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa
hasil positif ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah melalui Danantara
serta kepercayaan para kreditur dan mitra bisnis.

“Kami
sangat mensyukuri capaian ini sebagai bentuk amanah dari para pemangku
kepentingan. Dukungan pendanaan dan kepercayaan dari Danantara menjadi
pendorong utama bagi kami untuk terus berbenah. Laba ini adalah titik awal yang
kami sikapi dengan rendah hati untuk terus memastikan keberlanjutan industri
baja nasional,” ujar Akbar Djohan

Sepanjang
tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar USD 959,84 juta
(Rp16,05 triliun). Total volume penjualan produk baja mencapai 944.562 ton,
meningkat tajam sebesar 29,0% dibandingkan tahun sebelumnya.  

Baca Juga :  Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

Penguatan Struktur Neraca dan Tata Kelola

Ketangguhan
Krakatau Steel di tahun 2025 tidak hanya tercermin pada angka laba, tetapi juga
terlihat jelas dari struktur neracanya yang kian sehat dan kokoh. Perseroan
berhasil memperkuat posisi keuangannya dengan mencatatkan total aset sebesar
USD 2,77 miliar atau setara dengan Rp46,24 triliun. Di saat yang sama, komitmen
Perseroan dalam menyelesaikan kewajiban utang membuahkan hasil nyata, di mana
total liabilitas berhasil ditekan turun sebesar 17,04% menjadi USD 2,04 miliar
(Rp34,11 triliun). 

Efek
positif dari perbaikan kinerja ini membawa pertumbuhan yang sangat signifikan
pada sisi ekuitas perusahaan. Tercatat, nilai ekuitas Perseroan melonjak hingga
lebih dari dua kali lipat menjadi USD 725,51 juta atau sekitar Rp12,13 triliun,
sebuah indikator bahwa Krakatau Steel kini memiliki landasan finansial yang
jauh lebih kuat untuk ekspansi di masa depan. 

Melengkapi
kesehatan finansial tersebut, Perseroan juga meneguhkan komitmennya pada aspek
transparansi dan tata kelola. Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Krakatau Steel
sukses meraih opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari Auditor Independen.
Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa predikat WTM
ini merupakan jaminan kepercayaan bagi seluruh pemegang saham maupun mitra
bisnis. 

“Kami
menyadari masih banyak tantangan di depan. Oleh karena itu, Perseroan akan
terus melakukan evaluasi portofolio secara aktif dan meninjau kembali kerja
sama yang belum memberikan nilai optimal, demi menjaga kepercayaan yang telah
diberikan oleh seluruh stakeholders,”
tutup Akbar Djohan. 

Baca Juga :  KAI Divre IV Tanjungkarang Siap Berikan Layanan Optimal pada Angkutan Lebaran 2026

Proyeksi Strategis dan Optimalisasi Portofolio Masa Depan 

Menatap masa depan, Krakatau Steel memandang optimis
kelanjutan tren pertumbuhan ini melalui peningkatan utilisasi fasilitas
produksi dan penguatan pangsa pasar domestik. Fokus strategis Perseroan tetap
tertuju pada pemenuhan kebutuhan sektor infrastruktur dan otomotif yang terus
berkembang, selaras dengan semangat pembangunan nasional serta percepatan
hilirisasi industri menuju visi Indonesia Emas.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental
perusahaan, Perseroan secara aktif melakukan evaluasi menyeluruh terhadap
seluruh portofolio bisnis, termasuk meninjau kembali sejumlah kerja sama modal
ventura (joint venture) guna
memastikan keselarasan dengan target pertumbuhan. Perseroan meyakini bahwa
apabila kinerja seluruh unit JV menunjukkan tren positif—terutama PT Krakatau
Posco sebagai mitra strategis utama—maka hal tersebut dipastikan akan
memberikan kontribusi yang jauh lebih besar dan berkelanjutan terhadap kinerja
keuangan konsolidasi Krakatau Steel secara keseluruhan.

Sejalan dengan komitmen pada tata kelola yang lebih baik
dan disiplin investasi yang ketat, Krakatau Steel terus melakukan langkah
strategis untuk mengoptimalkan setiap kerja sama agar sejalan dengan arah
bisnis jangka panjang. Keputusan ini diambil demi memperkokoh struktur keuangan
serta memastikan bahwa setiap inisiatif bisnis mampu memberikan nilai tambah
yang maksimal bagi ekosistem bisnis Krakatau Steel dan seluruh pemangku
kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00 WIB

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB