Sucofindo Siap Dukung Transformasi Hijau Melalui Energi Alternatif Untuk Tekan Laju Emisi Berkelanjutan

- Editor

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) mendukung upaya transformasi energi hijau melalui layanan Testing, Inspection, dan Certification (TIC) untuk pengembangan energi alternatif. Direktur Layanan Industri PT SUCOFINDO (PERSERO), Budi Utomo menyampaikan bahwa pemanfaatan energi alternatif menjadi salah satu solusi dalam menurunkkan emisi serta menjaga kelestarian lingkungan secara keberlanjutan.

“Pengembangan ini sejalan dengan komitmen SUCOFINDO dalam mendukung implementasi energi bersih dan berperan aktif dalam transformasi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” jelas Budi Utomo.

Dalam mendukung transformasi energi hijau tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada setiap layanan jasa yang diberikan, di antaranya yaitu pada analisis risiko lingkungan, keselamatan konstruksi, hingga kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional.

“Pencapaian target keberlanjutan tidak bisa dilakukan secara individu, termasuk dalam transformasi energi hijau, dan memerlukan komitmen bersama untuk mewujudkannya,” tambah Budi Utomo.

Langkah konkret PT SUCOFINDO (PERSERO) tersebut, selaras dengan upaya PT Butonas Petrochemical Indonesia yang berfokus pada proses bisnis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, antara lain melalui kolaborasi pembangunan Methanol Project Development.

Baca Juga :  Meme Coin di Jaringan SUI Trending, Ini 5 Proyek yang Wajib Dipantau!

“Kolaborasi ini menandai langkah maju dalam penyediaan bahan bakar alternatif yang lebih bersih di Indonesia, mendukung keamanan energi nasional, serta memperkuat kemandirian pasokan bahan baku industri kimia dan energi domestik,” ujar Budi Utomo.

Budi Utomo juga menambahkan bahwa inisiatif hijau ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada impor methanol.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Butonas Petrochemical Indonesia, Ignatius Tallulembang menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan fasilitas produksi methanol sebesar 1 juta ton per tahun yang diharapkan akan beroperasi di awal tahun 2029 yang kedepannya akan menjadi salah satu pusat produksi terintegrasi di Indonesia.

“Kolaborasi dan implementasi bersama dengan SUCOFINDO akan memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan sesuai standar mutu dan regulasi yang berlaku,” kata Ignatius Tallulembang.

Baca Juga :  Mengapa Mitra Lokal Menjadi Kunci Sukses Membuka Perusahaan di Indonesia

Ia melanjutkan, “Sinergi bersama SUCOFINDO akan menciptakan nilai tambah dari segi socio-economy di lingkungan sekitar area operasi, dengan tetap mengedepankan proses bisnis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, serta transparan dalam kepatuhan terhadap koridor hukum dan regulasi pemerintah.”

“Keseluruhan upaya tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menghantarkan Indonesia menuju swasembada energi, yang kami rangkum dalam prinsip OTOBOSOR (On Time, On Budget, On Specification, On Return), ” tutup Ignatius Tallulembang.

Untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan aktif dalam mendukung industri menerapkan bisnis hijau, yaitu dengan menghadirkan layanan Green Generation, antara lain peran SUCOFINDO sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi untuk skema Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon, Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca, layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, serta layanan audit dan pengujian lingkungan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru