Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementerian PU Bangun Jaringan Irigasi Air Tanah di Kabupaten Gunungkidul

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul, 6 Oktober 2025 – Guna mendukung produktivitas sektor pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperluas pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Program ini difokuskan untuk wilayah rawan kekeringan, salah satunya di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Menteri PU, Dody Hanggodo, bahkan menyempatkan diri untuk meninjau langsung salah satu lokasi proyek yang menjadi harapan baru bagi masyarakat petani. Kunjungan tersebut berlangsung di Dukuh Bulak Blimbing, Kelurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, pada Minggu (5/10/2025).

Dalam kunjungannya, Menteri Dody menegaskan
bahwa program pembangunan JIAT adalah wujud nyata dari komitmen Kementerian PU.
Tujuannya adalah untuk memastikan setiap tetes air dapat memberikan manfaat
sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, infrastruktur
irigasi air tanah ini menjadi solusi jitu bagi daerah tadah hujan seperti
Gunungkidul, sehingga para petani bisa memanen hasil bumi lebih dari satu kali
dalam setahun.

“Kita sudah komit bersama Ibu Bupati untuk
seluruh area Gunungkidul yang memiliki potensi air tanah memadai, kita akan
bantu bangun beberapa titik tambahan jaringan irigasi air tanah secara
bertahap, sekaligus memperhatikan kebutuhan jalan usaha tani agar akses petani
ke lahan juga semakin mudah,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Bank Raya Optimis Terus Kembangkan Produk Raya App yang Built to Last

Proyek
pembangunan infrastruktur JIAT Blimbing didanai oleh Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) dengan anggaran sebesar Rp578 juta. Dana tersebut
digunakan untuk membangun saluran irigasi sepanjang 172 meter untuk melayani
area persawahan seluas 14,5 hektar. Kehadiran JIAT Blimbing telah terbukti
memberikan manfaat signifikan dengan meningkatkan luas tambah tanam (LTT)
hingga 32 hektar.

JIAT
Blimbing ditopang oleh sistem pompa air modern yang mengambil air dari sumur
dalam hingga kedalaman 100 meter. Air tersebut kemudian didistribusikan melalui
jaringan pipa sepanjang 4,67 km. Untuk menjamin pasokan air tetap stabil
sepanjang tahun, fasilitas ini juga dilengkapi dengan rumah genset dan panel
pompa yang mampu menjaga debit produksi air pada angka 30 liter per detik.

“Ke
depan, kita ingin Gunungkidul tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hujan.
Secara perlahan, seluruh wilayah akan berubah menjadi kawasan yang
produktif,” kata Menteri Dody penuh optimisme.

Upaya
pemanfaatan air tanah di Gunungkidul sejatinya memiliki jejak sejarah yang
panjang. Sejak era 1980-an, setidaknya sudah ada sekitar 40 jaringan irigasi
air tanah yang terbangun di wilayah ini. Pembangunan JIAT baru seperti yang ada
di Blimbing menjadi bukti nyata kesinambungan program Kementerian PU melalui
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Inisiatif ini terus berjalan
demi memanfaatkan potensi air bawah tanah untuk mendukung ketahanan pangan
nasional dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.

Baca Juga :  Mobee Ajak Mahasiswa Universitas MH Thamrin Pahami Masa Depan Investasi Digital dan Web3

Bupati
Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyambut hangat dukungan dari
pemerintah pusat. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Kementerian
PU yang secara konsisten menjawab kebutuhan masyarakat petani di wilayahnya.

“Kami
menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri PU dan jajaran BBWS Serayu Opak
yang telah membangun jaringan irigasi air tanah di wilayah kami. Beliau bahkan
turun langsung meninjau dan mendengar masukan dari para petani, termasuk soal
penggunaan listrik agar pompa lebih efisien,” ujar Bupati Endah.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari P residen Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat
Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat
Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki
Mahasiswa School of Computer Science BINUS Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Bronze Medal di ICPC Asia Pacific Championship 2026
Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan di Hari Bumi
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya
Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Bronze Medal di ICPC Asia Pacific Championship 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan di Hari Bumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:00 WIB

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

Berita Terbaru