Tokocrypto Bawa Edukasi Kripto ke Papua, Perkuat Literasi Keuangan Digital di Indonesia Timur

- Editor

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 19 Agustus 2025 – Tokocrypto, salah satu platform exchange kripto terbesar di Indonesia, menggelar acara edukasi dan literasi aset kripto di Jayapura, Papua. Inisiatif ini menjadikan Tokocrypto sebagai platform pertama yang secara aktif menjajaki tanah Papua, menghadirkan program edukasi kripto bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia. Acara ini juga digelar bertepatan dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun ke-10 Republik Indonesia, sebagai wujud semangat membangun inklusi finansial digital di seluruh penjuru negeri.

Dalam dua tahun terakhir, geliat aktivitas aset kripto di Indonesia Timur mulai terlihat semakin kuat. Meski jumlah investor masih relatif kecil dibandingkan wilayah barat Indonesia, seperti Jawa dan Sumatera, komunitas kripto di Papua dan sekitarnya kian aktif melakukan edukasi serta sosialisasi melalui berbagai inisiatif komunitas.

Berdasarkan data, Papua hanya menyumbang sekitar 1% dari total investor kripto nasional atau sekitar 200 ribu orang dari total 15,85 juta investor pada Juni 2025. Dari sisi pengguna Tokocrypto, Papua tercatat memiliki lebih dari 13.000 pengguna atau sekitar 0,54% dari total nasional. Angka ini memang masih terbatas, namun sejalan dengan tren pertumbuhan yang positif, terutama di kota-kota dengan infrastruktur digital yang lebih maju, seperti Jayapura.

Baca Juga :  Agent Sales 24/7: Jualan Otomatis dengan AI Agent Barantum

Sementara itu, wilayah lain di Indonesia Timur seperti Maluku dan Nusa Tenggara bahkan mencatat angka yang lebih rendah, di bawah 1% masing-masing. Hal ini memperlihatkan adanya ketimpangan distribusi adopsi aset digital antara wilayah barat dan timur Indonesia.

Komunitas Kripto Indonesia Timur Mulai Aktif

Selain data kuantitatif, indikator pertumbuhan kripto di Papua dan kawasan timur juga dapat dilihat dari meningkatnya aktivitas komunitas di dunia digital. Media sosial seperti Twitter/X, Instagram, YouTube, hingga Telegram kini menjadi wadah berkumpulnya para pegiat kripto lintas daerah untuk bertukar informasi, berdiskusi, dan mengadakan kegiatan edukasi bersama.

VP PR & Marketing Tokocrypto, Rieka Handayani, menyatakan bahwa Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem aset digital, dan kehadiran Tokocrypto di Jayapura adalah bagian dari misi membangun inklusi finansial secara menyeluruh.

“Kami melihat Papua sebagai wilayah yang penting untuk didukung dengan akses edukasi dan literasi keuangan digital. Meski saat ini kontribusinya masih kecil, potensi pertumbuhannya sangat menjanjikan. Dengan hadir di Jayapura, kami ingin memastikan masyarakat Papua juga dapat merasakan manfaat dari perkembangan teknologi blockchain dan aset kripto secara inklusif,” ungkap Rieka.

Baca Juga :  Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Rieka menambahkan bahwa era digital membuka peluang besar bagi masyarakat Papua untuk bisa setara dalam pemanfaatan teknologi finansial. “Melalui dukungan edukasi yang konsisten, kolaborasi dengan komunitas lokal, serta keterlibatan aktif di platform digital, kami percaya ekosistem kripto di Papua dan Indonesia Timur akan terus tumbuh sehat. Inklusi finansial digital tidak boleh hanya terkonsentrasi di Jawa atau kota besar, tetapi harus merata hingga ke ujung timur Indonesia,” lanjutnya.

Tokocrypto menegaskan bahwa misi utama perusahaan bukan hanya menyediakan layanan perdagangan aset kripto, tetapi juga membangun ekosistem yang sehat melalui edukasi dan literasi finansial digital. Kehadiran di Papua diharapkan bisa menjadi pintu masuk untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap kripto, termasuk mengenai manfaat, risiko, hingga regulasi yang berlaku.

Dengan langkah ini, Tokocrypto optimistis dapat mempercepat adopsi kripto secara inklusif dan bertanggung jawab, serta mendorong lebih banyak pengguna baru dari Papua dan kawasan timur Indonesia untuk menjadi bagian dari ekosistem aset digital nasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA
Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data
Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB

Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:01 WIB

“Sangat Terkesan oleh Pengalaman Bak Menjelajah Dunia Lain,” Aktris Tao Tsuchiya Resmi Ditunjuk sebagai Duta TOKYO LIGHTS 2026; Jajaran Lengkap 12 Karya Light Art Park di bawah Arahan Artistik Kenji Kohashi Diumumkan. Program ini menghadirkan karya terbaru Yoichi Ochiai serta debut perdana GAIA di Jepang; pendaftaran awal untuk area penonton kini dibuka.

Berita Terbaru