ZONAEBT dan Zeroboard Jepang: Jalin Kolaborasi Strategis untuk Mengakselerasi Dekarbonisasi di Indonesia

- Editor

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 September 2025 – Indonesia semakin mantap melangkah menuju masa depan rendah karbon. ZONAEBT, startup penyedia media informasi, academy, serta layanan karbon kredit dan REC, resmi menandatangani kolaborasi strategis dengan Zeroboard Inc., perusahaan teknologi keberlanjutan terkemuka asal Jepang. Melalui kerja sama ini, keduanya meluncurkan ZonaGHG, sebuah perangkat lunak inovatif yang memudahkan perusahaan menghitung, mengurangi, dan mengimbangi emisi karbon sesuai standar internasional, sekaligus terintegrasi dengan regulasi dan pasar karbon Indonesia.

Jakarta, 09 September 2025 – Indonesia kini selangkah lebih maju dalam upaya dekarbonisasi. Hari ini, ZONAEBT, startup penyedia media Informasi, Academy & Karbon Kredit & REC, dengan bangga mengumumkan kolaborasi strategisnya dengan Zeroboard Inc., penyedia solusi teknologi keberlanjutan terkemuka asal Jepang. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan dan meluncurkan software inovatif untuk menghitung, mengurangi & mengimbangi emisi karbon dengan mudah, dan sesuai dengan standar global.

Kolaborasi ini menjadi jembatan antara keunggulan teknologi Jepang dan pemahaman mendalam tentang lanskap bisnis dan regulasi lokal Indonesia. Dengan menggabungkan platform canggih dari Zeroboard dengan wawasan lokal ZONAEBT, software ini dirancang untuk menjadi solusi yang paling relevan bagi perusahaan-perusahaan di berbagai sektor industri di Indonesia.

Mengapa Kolaborasi Ini Penting?

Di era di mana pelaporan ESG (Environmental, Social, Governance) menjadi suatu keharusan, banyak perusahaan maupun organisasi, menghadapi tantangan besar dalam menghitung jejak karbon mereka. Prosesnya sering kali rumit, memakan waktu, dan membutuhkan keahlian khusus.

Software yang telah dikembangkan melalui kolaborasi ini menjadi solusi untuk mengatasi masalah. Ini bukan sekadar alat, melainkan solusi terpadu yang menyederhanakan seluruh proses. Perusahaan dapat dengan mudah menghitung, mengurangi & mengimbangi emisi karbon mereka sesuai dengan standar internasional seperti GHG Protocol. Tak hanya itu, solusi ini dilengkapi dengan aksi penurunan emisi scope 1 & 3 melalui kredit karbon yang terdaftar di SRN Indonesia dan emisi scope 2 melalui pembelian REC (sertifikat energi terbarukan) bersumber dari pembengkit listrik tenaga panas bumi maupun yang bersumber dari air. Selain itu, software ini dilengkapi dengan sistem pelaporan otomatis, dasbor emisi dinamis, dan panduan mitigasi berbasis data yang cerdas. menjadikannya sebuah all-in-one tool bagi perusahaan yang serius dengan keberlanjutan.

Baca Juga :  Mendesain Ruang untuk Brainstorming Kelompok yang Efektif: Menciptakan Lingkungan yang Mendorong Kreativitas dan Kolaborasi

I Kadek Alamsta Suarjuniarta, CEO ZONAEBT, menekankan komitmen perusahaannya, “Kolaborasi dengan Zeroboard adalah wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan solusi digital yang tidak hanya canggih tapi mampu untuk menghitung, mengurangi & mengimbangi, hal ini selaras dengan kebutuhan dan regulasi di Indonesia. Bersama, kami ingin menjadi mitra bagi lebih banyak perusahaan & organisasi di Indonesia dalam menavigasi tantangan dekarbonisasi dan mencapai target netral karbon yang terukur.

Michitaka Tokeiji, CEO Zeroboard Inc., mengatakan, “Kami sangat antusias bekerja sama dengan ZonaEBT untuk memperluas dampak global dari teknologi kami. Indonesia adalah negara penting dalam upaya dekarbonisasi global, dan melalui kemitraan ini kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu sektor bisnis Indonesia mengukur dan mengelola emisi mereka dengan lebih efektif dan efisien.”

Fitur Unggulan untuk Kebutuhan Lokal

Salah satu keunikan dari software ini adalah integrasi fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Untuk melengkapi kemampuan perhitungan emisi global dari perangkat lunak, ZONAEBT memanfaatkan koneksi langsungnya ke sistem penyeimbangan karbon dan proyek-proyek ramah lingkungan yang bersertifikat nasional melalui SRN-PPI dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Fitur utama lain dari solusi holistik ini adalah pengenalan berbagai proyek REC (Renewable Energy Certificate) untuk menyediakan sertifikat energi terbarukan.

Baca Juga :  Pefindo Teguhkan Peringkat PT Waskita Beton Precast Tbk di idB (Stabil)

Platform ini juga memiliki dashboard interaktif yang memvisualisasikan data emisi secara real-time, menunjukkan tren dan rincian berdasarkan ruang lingkup atau unit bisnis, serta memungkinkan penyaringan data. Untuk pelaporan, ZonaGHG dapat menghasilkan laporan otomatis dalam format PDF atau XLS yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan laporan keberlanjutan, ESG, dan audit internal. Selain itu, ZonaGHG terintegrasi langsung dengan layanan pengurangan emisi, seperti registri kredit karbon untuk offsetting dan platform Sertifikat Energi Terbarukan (REC) untuk mitigasi emisi Scope 2.

Langkah Selanjutnya demi Perubahan

ZonaEBT telah melakukan soft launching platform ZonaGHG, sebuah perangkat lunak yang dirancang untuk membantu perusahaan menghitung, memantau, dan mengelola emisi gas rumah kaca (GRK) mereka secara efektif. Selain platform tersebut, ZonaEBT juga menawarkan program pelatihan dan pendampingan untuk melengkapi individu dengan keterampilan ramah lingkungan dan membantu perusahaan mengintegrasikan solusi ini ke dalam strategi keberlanjutan mereka.

Saat ini, software ZonaGHG sudah siap digunakan sebagai platform untuk menghitung, mengurangi & mengimbangi emisi karbon emisi gas rumah kaca (GRK) di Indonesia. Melalui link berikut: https://zonaebt.com/zonaghg/. Platform ini dirancang untuk dapat diakses oleh organisasi dengan mudah.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru