Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

- Editor

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy.

Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan sebagai akselerator produktivitas sekaligus membuka peluang penghasilan berkelanjutan di era gig economy.

Alih-alih berdiri sebagai sesi terpisah, rangkaian kegiatan ini menghadirkan pembelajaran yang saling terhubung, mulai dari pemahaman ekosistem gig economy, optimalisasi produksi konten berbasis AI, transformasi cara kerja kreatif, hingga strategi monetisasi dan kesiapan profesional.

Membangun Fondasi Karier Kreatif di Era Gig Economy

Perubahan lanskap kerja mendorong semakin banyak kreator beralih ke pola kerja berbasis proyek. Untuk menjawab kebutuhan ini, AI Connect Bandung menghadirkan Digital Talks: Gig Economy 101 for Creators – From Skill to Sustainable Income pada 7 Februari 2026.

Sesi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai ekosistem gig economy, alur kerja content creator, serta strategi mengelola penghasilan dan karier jangka panjang. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai partner kerja untuk ideasi konten, perencanaan workflow, hingga optimalisasi waktu produksi.

Melalui diskusi interaktif bersama praktisi industri, peserta didorong membangun mindset adaptif dan kesiapan menghadapi dinamika industri kreatif digital.

Mengakselerasi Produksi Konten dengan Workflow Berbasis AI  

Tantangan umum kreator masa kini bukan kekurangan ide, melainkan menjaga konsistensi dan efisiensi produksi. Hal ini menjadi fokus workshop From Idea to Content: AI-Assisted Content Production yang diselenggarakan pada 8 Februari 2026.

Baca Juga :  Pengamat Sebut Hilirisasi Timah Jadi Penentu Industrialisasi, MIND ID Diminta Percepat Ekosistem Hilir

Workshop hands-on ini mengajak peserta mengeksplorasi bagaimana AI digital tools dapat diintegrasikan ke dalam alur produksi konten. Peserta belajar menerjemahkan ide menjadi konten siap pakai, membangun workflow yang efisien, serta meningkatkan kualitas dan relevansi konten dengan dukungan AI.

Pendekatan aplikatif memastikan peserta tidak hanya memperoleh insight, tetapi juga membawa pulang workflow produksi berbasis AI yang dapat langsung diterapkan

Transformasi Cara Kerja Kreatif di Era Creator Economy

Perkembangan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengubah cara kerja kreator secara fundamental. Perspektif ini dibahas dalam Digital Talks: AI & the Creator Economy: How AI Reshapes Creative Work yang berlangsung pada 14 Februari 2026.

Sesi ini membahas bagaimana predictive, generative, dan assistive AI dapat diintegrasikan ke dalam workflow kreatif sehari-hari. Konsep Mega-Tasker Era diperkenalkan untuk menggambarkan bagaimana individu kini mampu menjalankan berbagai peran sekaligus dengan dukungan AI.

Selain itu, peserta diajak memahami pentingnya critical thinking, validasi output AI, serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pemanfaatan AI untuk market research, pengembangan buyer persona, serta optimalisasi produksi dan distribusi konten juga menjadi bagian penting dalam diskusi.

Dari Konten Menjadi Penghasilan: Strategi Monetisasi dan Gig Readiness

Sebagai penutup rangkaian Februari, sesi AI Connect: From Content to Income – AI for Monetization & Gig Readiness diselenggarakan pada 21 Februari 2026.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan, Kendaran Roda 4 Dilarang Melintasi Perlintasan Jl Pahlawan, Lamongan

Sesi ini membahas strategi mengubah karya konten menjadi sumber pendapatan melalui berbagai model monetisasi seperti freelance, platform digital, kolaborasi brand, dan jasa berbasis keterampilan. Peserta juga mempelajari strategi pricing, positioning, serta penyusunan value proposition untuk memperkuat identitas profesional.

Pemanfaatan AI turut dibahas sebagai faktor penting dalam meningkatkan efisiensi produksi, menjaga konsistensi output, serta memperluas jangkauan distribusi konten.

Mendorong Talenta Digital yang Adaptif dan Kompetitif

Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, menegaskan pentingnya kesiapan talenta digital dalam menghadapi perubahan lanskap kerja.

“Melalui program AI Connect, peserta didorong memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang penghasilan, dan memperkuat daya saing. Harapannya, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga perspektif baru, kepercayaan diri, dan keberanian untuk beradaptasi, karena keberhasilan di era gig economy ditentukan oleh kesiapan untuk terus belajar dan berkembang.”

Melalui rangkaian kegiatan sepanjang Februari 2026 ini, Telkom AI Center menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan pendekatan yang komprehensif, dari ide hingga monetisasi, program AI Connect diharapkan mampu membantu kreator dan talenta digital Indonesia menjadikan AI sebagai akselerator kreativitas, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri
KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga
Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mendorong Masa Depan Kesehatan, Prodia Science Award 2026 Apresiasi Inovasi Peneliti Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:02 WIB

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Berita Terbaru