BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

- Editor

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi bisnis perusahaan pada segmen pembiayaan multiguna menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor, serta daya beli yang relatif terjaga. Meski demikian, kami terus membuka ruang ekspansi yang lebih luas terhadap bisnis perseroan ke depan.”

Baca Juga :  Saatnya Berkarier di KAI, Rekrutmen Eksternal Dibuka Lewat UNPAD Career Fair 2025

Untuk mendorong pertumbuhan, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis, serta mengoptimalkan kanal distribusi dan digitalisasi proses pembiayaan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Wahyudi menambahkan, “Dari sisi internal, perusahaan menerapkan strategi penyaluran yang lebih selektif dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan dapat berlangsung secara berkelanjutan.”

Sejalan dengan itu, BRI Finance juga memperkuat manajemen risiko melalui penyempurnaan kriteria penerimaan risiko (risk acceptance criteria), peningkatan kualitas analisis kredit, serta penguatan monitoring portofolio, khususnya pada segmen yang sensitif terhadap dinamika ekonomi. Implementasi early warning system dan penguatan strategi penagihan turut dilakukan guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

Baca Juga :  Apa yang Menanti Ethereum di November 2024? Inilah Prediksi Terbaru!

Sebagai gambaran industri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pembiayaan multiguna masih mendominasi portofolio industri multifinance nasional dengan porsi 50,22% per Februari 2026, serta tumbuh 1,28% secara tahunan menjadi Rp257,17 triliun.

“BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna akan tetap terjaga hingga akhir 2026, seiring dengan proyeksi permintaan masyarakat yang masih stabil”, ujar Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun
Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton
ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall
Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna
Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue
Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand
Konsultasi Bisnis: Strategi Efba Consulting dalam Menaikkan Omzet Perusaahan Di 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:01 WIB

Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:01 WIB

MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:01 WIB

Konsultasi Bisnis: Strategi Efba Consulting dalam Menaikkan Omzet Perusaahan Di 2026

Berita Terbaru