Ketua LPA Kalbar Gagas Rumah Aman Anak Indonesia: sebagai Benteng Perlindungan dan Toleransi

- Editor

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Algarinews.com – Pontianak, Kalimantan Barat – Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kalimantan Barat, Hoesnan, menggagas pendirian Rumah Aman Anak Indonesia (RAIN), sebuah inisiatif visioner yang bertujuan melindungi anak-anak dari kekerasan serta memberikan pembinaan spiritual lintas agama dalam lingkungan yang aman dan inklusif.(7/5).

RAIN dirancang sebagai tempat perlindungan sementara sekaligus pusat pembinaan mental dan keagamaan bagi anak-anak dari berbagai latar belakang agama, etnis, dan budaya. Inisiatif ini merupakan respons terhadap meningkatnya kerentanan anak terhadap kekerasan, eksploitasi, dan kurangnya ruang pembinaan yang ramah serta mendukung keberagaman.

Baca Juga :  Warga Sorot Sabung Ayam di Sepauk Sintang: Diduga Dibiarkan Aparat, Picu Keresahan Sosial

“Anak adalah aset masa depan bangsa. Mereka berhak tumbuh di lingkungan yang aman, damai, dan mendukung perkembangan kepribadian yang utuh, termasuk nilai-nilai toleransi dan keberagaman,” ujar Hoesnan.

Baca Juga :  Relokasi Warga Kolong Jalan Tol, Mendagri Harap Pemda Lain Ikut Bergerak Tangani Permasalahan Hunian

Dengan mengedepankan pendekatan pembinaan yang menghormati keyakinan masing-masing anak, RAIN akan menanamkan nilai-nilai kebhinekaan sebagai fondasi kebangsaan. Program ini dirancang secara kolaboratif, melibatkan tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Langkah ini menunjukkan komitmen LPA Kalbar dalam membangun generasi muda Indonesia yang kuat secara mental, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan persatuan dalam keberagaman.

Jono//98

Berita Terkait

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 
Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah
Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:35 WIB

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:11 WIB

Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Minggu, 19 April 2026 - 13:30 WIB

Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:48 WIB

Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:51 WIB

Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama

Berita Terbaru

Bisnis

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB