Menteri PU : Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Menjadi Fondasi Ketahanan Nasional dan Kesejahteraan Masyarakat

- Editor

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, 5 November 2025 – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya dalam 5th International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment (SIBE) di Institut Teknologi Bandung, Selasa (4/11/2025). Dalam sambutannya, Menteri Dody juga menyampaikan, bahwa infrastruktur bukan hanya sarana pembangunan ekonomi, tetapi juga merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya.

Lebih lanjut Menteri Dody memaparkan bahwa infrastruktur
memiliki peran strategis sebagai penopang utama kehidupan berbangsa. Peran ini
mencakup upaya menjaga masyarakat dari berbagai risiko, mulai dari bencana
alam, dinamika ekonomi, hingga perubahan iklim yang ekstrem.

Selain itu, Menteri Dody menekankan bahwa kekuatan sebuah
negara tidak hanya diukur dari aspek pertahanan militer, tetapi juga dari
kemampuan menyediakan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan bagi
masyarakat.

“Infrastruktur adalah bentuk pertahanan sipil yang
tidak kalah penting dari kekuatan militer. Infrastruktur menghubungkan antar
wilayah, dan menjaga kesatuan masyarakat. Lebih dari sekadar efisiensi,
infrastruktur merupakan perlindungan itu sendiri dan bukti nyata bahwa negara
hadir untuk melindungi rakyatnya,” tegas Menteri Dody.

Baca Juga :  KAI Daop 7 Madiun Imbau Pelanggan Atur Waktu Keberangkatan Imbas Kegiatan “Stasiun Ngangen” di Kediri

Kementerian PU, ungkap Menteri Dody, memiliki peran
strategis dalam memperkuat ketahanan nasional melalui tiga pilar utama, yaitu
pangan, air, dan energi.

Di bidang ketahanan pangan, Kementerian PU membangun dan
memperkuat bendungan serta jaringan irigasi untuk memastikan ketersediaan air
bagi pertanian secara berkelanjutan. Dalam bidang air, dilakukan pembangunan
sistem penyediaan air baku dan air minum yang merata, serta pengelolaan
sanitasi yang lebih baik.

Sementara di bidang energi, Kementerian PU turut
mendorong pemanfaatan sumber energi terbarukan. Upaya ini diwujudkan melalui
pembangunan bendungan multifungsi yang terintegrasi dengan pembangkit listrik
tenaga air dan surya, hingga teknologi pengolahan limbah menjadi energi.

Menteri Dody menyatakan bahwa arah pembangunan
infrastruktur yang dilakukan kementeriannya tersebut sejalan dengan visi
Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta
Cita. Dan, Kementerian PU menerjemahkan semangat Asta Cita tersebut menjadi
langkah konkret PU608.

Baca Juga :  Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan

“Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan
dimulai dari kemampuan bangsa melindungi rakyatnya, dan menjamin ketahanan
pangan, energi, dan air. Dengan semangat protect
first, prosper next
, kita memastikan kesejahteraan rakyat melalui
infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan,” ungkap Menteri Dody.

Menutup sambutannya, Menteri Dody menggarisbawahi
filosofi dasar pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kemanusiaan.

“Infrastruktur bukanlah suatu monumen kekuasaan,
melainkan fondasi kepercayaan yang dibangun agar setiap warga negara dapat
hidup dengan martabat, ketangguhan, dan harapan di tanah airnya sendiri. Setiap
jembatan, jalan, dan bendungan yang kita bangun merupakan wujud janji
pemerintah kepada rakyatnya, bahwa kemajuan harus melayani kemanusiaan, dan
pembangunan sejati bukan diukur dari apa yang kita bangun, melainkan dari siapa
yang kita angkat derajatnya,” tutup Menteri Dody.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%
KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur
Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee
Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Berita Terbaru