Pulihkan Kegiatan Belajar Mengajar, Kementerian PU Mulai Bersihkan Sarana Pendidikan di Aceh Tamiang

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG, 30 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan pembersihan sarana pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Senin (29/12/2025). Upaya yang dilakukan bersama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan kegiatan belajar mengajar (KBM) pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan dengan
mengedepankan kolaborasi lintas sektor agar proses pemulihan infrastruktur dan
fasilitas umum dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Kami terus
bergerak mengerahkan personel dan alat berat secara masif serta menggandeng
BUMN Karya dan dibantu TNI agar penanganan pascabencana di Aceh Tamiang dapat
berlangsung lebih cepat dan efektif. Saat ini masih difokuskan pada pemulihan
aksesibilitas, membersihkan kawasan terdampak, dan memastikan aktivitas
masyarakat dapat segera kembali normal,” ujar Menteri Dody.

Sektor
pendidikan juga menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Hal ini
didasari pemahaman bahwa sekolah bukan sekadar ruang belajar, melainkan simbol
harapan dan masa depan generasi muda. Melalui kerja kolaboratif lintas sektor,
Kementerian PU berupaya memastikan lingkungan sekolah terbebas dari endapan
lumpur, tumpukan sampah, dan material sisa bencana. Dengan demikian, para siswa
dan tenaga pendidik diharapkan dapat segera kembali beraktivitas dengan aman
dan nyaman.

Baca Juga :  Perawatan Bulu Kucing Botak agar Tumbuh Lebat

Berdasarkan
data penanganan bencana di Sumatera per hari Senin (29/12/2025), Kementerian PU
telah berbagi tugas pembersihan kepada sejumlah BUMN Karya. PT Waskita Karya
(Persero) Tbk dikerahkan untuk melakukan pembersihan di beberapa lokasi, antara
lain SMP Swasta Islam Ma’arif, SD Negeri 1 Kuala Simpang, serta SMK Maimun
Habsyah. Fokus pekerjaan meliputi pembersihan ruang kelas, halaman sekolah,
saluran drainase, hingga area pendukung lainnya yang terdampak banjir.

Selanjutnya, PT
Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) bertugas melakukan pembersihan di
MIN 2 Aceh Tamiang, SMP Negeri 2 Karang Baru, serta SMK Negeri 3 Karang Baru.
Sementara itu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk terlibat aktif melaksanakan
pembersihan di SD Negeri 2 Karang Bundar dan SD Negeri 1 Karang Baru. Seluruh
kegiatan ini dilakukan secara terpadu bersama personel Kementerian PU dan
prajurit TNI di lapangan.

Baca Juga :  Ketahui Masalah Keuangan Timbul dalam Rumah Tangga

Guna mendukung
percepatan pekerjaan fisik di lokasi, tim gabungan mengerahkan berbagai jenis
alat berat, seperti dump truckwheel loader PC 200, serta excavator PC 75 dan PC 200. Selain alat berat,
peralatan manual seperti sekop, plastic
bag
, alat sikat, alat pel, dan gerobak arko juga digunakan untuk
pembersihan di area sekolah.

Pemulihan
sarana pendidikan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga
keberlanjutan proses belajar mengajar serta menjaga stabilitas psikososial
anak-anak pascabencana. Kementerian PU berkomitmen untuk terus mendorong
kolaborasi lintas sektor guna memastikan infrastruktur dasar, termasuk sarana
pendidikan di Aceh Tamiang, dapat segera pulih dan kembali melayani masyarakat
secara optimal.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%
KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur
Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee
Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Berita Terbaru