Klarifikasi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K Terkait Berita Miring Tambang Emas ( PETI )

- Editor

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat – Pemberitaan Miring yang Menerpa Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K  Dalam Pemberitaan Tentang PETI Merajalela, Hukum Membisu, Kapolres Pasaman Barat Diduga Tutup Mata baru – baru ini yang menyebutkan bahwa diduga menerima upeti ( setoran ) dari penambang Emas di wilayah Hukum Kabupaten Pasaman. Bahkan pemberitaan tersebut langsung menyedot perhatian publik khususnya Di Kabupaten Pasaman.

Sosok AKBP Agung Tribawanto, S.I.K  Kapolres Pasaman Namanya dicatut. Kendati demikian, atas pemberitaan yang diberitakan itu, dengan tegas AKBP Agung Tribawanto, S.I.K  menepis dan membantah bahkan dirinya Menerima Upeti Seperti Yang Diberitakan.

Dalam kesempatan ini, saya meminta kepada pihak – pihak yang membawa – namanya, untuk bisa menyelesaikan kasus tersebut dan bertanggungjawab menjelaskannya secara gamblang dan terang kepada masyarakat. “ tegasnya

Menanggapi hal tersebut, menyayangkan tuduhan yang diberitakan Media Tersebut tanpa terlebih dahulu melakukan klarifikasi.

“Kami sangat menyesalkan Pemberitaan pers itu bisa beredar luas sebelum ada crosscheck, termasuk tuduhan berita miring. Perlu saya katakan berita Itu tidak mendasar dan tanpa bukti dan konfirmasi terhadap pihak terkait,” ujar AKBP Agung Tribawanto, S.I.K, Kamis (17/7/2025).

Baca Juga :  Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Tambakbaya

Memintak Media Tersebut Menerbitkan Hak jawab  Sesuai UU pers No. 40 Tahun 1999, mengacu ke Pasal 5 ayat (2) UU Pers : Pers wajib melayani Hak Jawab.

Jika sebuah media tidak menerbitkan hak jawab atau hak koreksi, hal tersebut dapat melanggar Undang – Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sesuai pasal 18 ayat (2) UU Pers, perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 13 dapat dikenakan sanksi berupa denda paling banyak Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah). Selain itu, media juga bisa melanggar Kode Etik Jurnalistik. 

Apabila Tidak Ada tanggapan dan tidak melakukan hak jawab dari Media Tersebut,  Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K menyatakan bahwa hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa opini yang merugikan nama baiknya karena itu tidak benar dan menuduh selaku pejabat Kapolres Pasaman Barat yang diduga menerima uang , terutama jika pemberitaan tersebut mengandung kekeliruan atau ketidakakuratan fakta , Maka saya akan menempuh jalur hukum jika Hak Jawab tersebut tidak dipublikasikan oleh media tersebut.

Baca Juga :  Pengusaha Kilang Padi Di Sergai Janjikan Pengadaan Beras Untuk Relawan Paslon Capres 02, Ketua Paguyuban Jalinan Kasih Tertipu Modus Investasi.

Hak jawab ini bertujuan untuk memenuhi hak terduga selaku yang di tuduhkan masyarakat akan informasi yang tidak akurat dan menjaga reputasi selaku Kapolres Pasaman sebagai pihak yang merasa dirugikan. Jikalau ada kwitansi yang diduga saya terima dari peti tolong di tunjukkan sebagai tanda bukti ke akuratan suatu artikel pemberitaan yang sesuai dengan kode etik jurnalistik, karena saya sudah menjalankan tugas saya sebagai Kapolres Pasaman sesuai SOP yang berlaku. ( Red )

Berita Terkait

Dugaan Percaloan Kembali Mencoreng Pelayanan Satpas Satlantas Polres Garut, Warga Diminta Bayar Tambahan Untuk SIM Instan
Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama
Diduga Inisial ( PD ) Merasa Kebal Hukum Menimbun BBM Jenis Pertalite Subsidi Dirumah Warga Minta Kapolda Lampung Dan Kapolres Tidak Tegas !!
Pengawas SPBU No.24.354.59 inisial ( Hendra ) Merasa Kebal Hukum Diduga Dibekingin Dengan Oknum TNI AL INISIAL ( By ) 
Diduga Restoran Wingheng Gedung Valvet 76 Tak Memiliki Izin IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Warga Minta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Tindak Tegas
Gedung VELVET 76 Tanjung Duren Diduga Kangkangi Perda Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Perparkiran Dan UU LLAJ
DI JALAN P .TIRTAYASA SUKABUMI KEC SUKABUMI KOTA BANDAR LAMPUNG DIDUGA DIBELAKANG RUKO ADA AKTIFITAS DAN MENGOPLOS BBM BERSUBSIDI WARGA MINTA KAPOLDA LAMPUNG MENINDAK TEGAS !!
Pemberitaan Tanpa Konfirmasi SPBU 24.351.137 Resah Beredarnya Berita Miring ( Hoaks ) 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Percaloan Kembali Mencoreng Pelayanan Satpas Satlantas Polres Garut, Warga Diminta Bayar Tambahan Untuk SIM Instan

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:51 WIB

Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 17:26 WIB

Diduga Inisial ( PD ) Merasa Kebal Hukum Menimbun BBM Jenis Pertalite Subsidi Dirumah Warga Minta Kapolda Lampung Dan Kapolres Tidak Tegas !!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pengawas SPBU No.24.354.59 inisial ( Hendra ) Merasa Kebal Hukum Diduga Dibekingin Dengan Oknum TNI AL INISIAL ( By ) 

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:28 WIB

Diduga Restoran Wingheng Gedung Valvet 76 Tak Memiliki Izin IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Warga Minta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Tindak Tegas

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:58 WIB

Gedung VELVET 76 Tanjung Duren Diduga Kangkangi Perda Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Perparkiran Dan UU LLAJ

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WIB

DI JALAN P .TIRTAYASA SUKABUMI KEC SUKABUMI KOTA BANDAR LAMPUNG DIDUGA DIBELAKANG RUKO ADA AKTIFITAS DAN MENGOPLOS BBM BERSUBSIDI WARGA MINTA KAPOLDA LAMPUNG MENINDAK TEGAS !!

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:05 WIB

Pemberitaan Tanpa Konfirmasi SPBU 24.351.137 Resah Beredarnya Berita Miring ( Hoaks ) 

Berita Terbaru