Mirissnya Rumah Milik Rudi Sudah Tak Layak Di Huni

- Editor

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

algarinews.com – Lebak – Rumah pak rudi asal warga Kampung salapajang Rt 09/Rw 03 Desa cigoong selatan Kecamatan Cikulur Kabupaten lebak banten, sangat memprihatinkan, butuh bantuan perhatian dari pemerintah desa dan pemerintah kabupaten lebak atau pun uluran tangan dari para dermawan

Rumah milik pak rudi dan istrinya surnati serta ke empat anaknya rumah nya sudah rusak parah, seperti yang terpantau oleh awak media, sabtu (11/11/2023) bahwa, dinding yang pun masih menggunakan bilik yang sudah rapuh dan bolong, serta lantai yang masih beralaskan tanah, bahkan atapnya pun sudah bolong bolong.

Seperti yang diungkapkan pak rudi kepada awak media, bahwa betul pak atap rumah pada bolong bolong, dan dindingpun terbuat dari bilik, dan juga lantainya pun masih beralaskan tanah, jika hujan lantai rungan becek di kernakan atap rumahnya bocor Jika ada hujan,

“Bahkan rumah pak rudi seharusnya sudah tidak bisa di tempati lagi, tapi harus gimana lagi kalo di tinggalkan anak kami harus tidur dimana pak.
saya pun khawatir kepada anak-anak saya harus gimana lagi,bukan gak khawatir takut terjadi hal hal yang tidak di inginkan, saat ini kami sekeluarga masih menempati rumah saya meskipun keadaannya tidak nyaman bagi kami, dan mau gimana lagi kerena ini rumah saya, meskipun ke adaannya rusak parah,”

Baca Juga :  Antusiasme Masyarakat Menerima Bantuan Sumur Bor dari Gardu Ganjar

Lebih lanjut ibu surnati menuturkan, bagaimana mau ronovasi rumah pak, makan sehari hari saja bingung, kadang tidak punya beras, sedih rasanya pak, apalagi lihat anak anak, mana kondisi rumah seperti ini. Suami sudah lama tidak bekerja, karena kondisi suami memprihatinkan, lantaran pernah kena musibah ke Setrum, jadi kondisinya memprihatinkan, sebelum terkena musibah suami kerjanya hanya serabutaan, dan untuk penģasilannya tidak seberapa tapi bagi saya lumayaan buat sehari harinya meskipun sealakadarnya

Harapan kami, semoga Pemerintah desa atau pun pemerinatah kabupaten bahkan Pemerintah Provinsi Banten melalui dinas terkait dapat membantu untuk memperbaiki rumah kami. Serta para dermawan agar terketuk hatinya untuk menyisihkan sedikit rezekinya membantu meringankan kehidupan ekonomi keluarga kami,” harapnya dengan sedikit tegar walau hati kecilnya menangis saat menceritakan kepada awak media,

Baca Juga :  Kapolres Melawi Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Golput pada Pemilihan 14 Februari 2024

“Rusaknya bener bener parah bahkan di bilang ekstrim, ya seperti yang bapak saksikan sendiri, memang bener bener sudah tidak layak di huni, bahkan kondisi ekonominya pun saat ini miris pak, suaminya habis terkena musibah, ke Setrum jadi cukup memprihatinkan kondisinya,” tuturnya wongli

“Dan kami juga memohon kepada pemerintah Dinas terkait Kabupaten lebak, maupun Dinas Provinsi Banten untuk segera membantu warga kami agar merasakan program, salah satunya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), karena bukan hanya rumah milik pak rudi aja yang memprihatinkan masih banyak lagi rumah warga lainnya yang juga memprihatinkan,” tutupnya.

Kami selaku awak media meminta agar para pemerintah desa atau kabupaten lebak dan provinsi banten agar segera memberikan bantuan bedah rumah untuk bapak Rudi warga kampung Salapajang Desa Cigoong selatan, kecamatan Cikulur, kerena rumahnya tidak layak huni

Dan itupun rumah bapak rudi depannya sudah di taha oleh bambu bambu jika tidak di tahan mungkin rumah tersebut sudah roboh”, ujarnya

 

(Red)

Berita Terkait

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat
Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
DPC PDIP Sergai Serahkan Mandat BMI, Abdul Hamid Nahkodai Periode 2025–2030
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Dugaan Percaloan Kembali Mencoreng Pelayanan Satpas Satlantas Polres Garut, Warga Diminta Bayar Tambahan Untuk SIM Instan
Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51 WIB

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat

Rabu, 29 April 2026 - 11:35 WIB

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:03 WIB

DPC PDIP Sergai Serahkan Mandat BMI, Abdul Hamid Nahkodai Periode 2025–2030

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Sabtu, 18 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Percaloan Kembali Mencoreng Pelayanan Satpas Satlantas Polres Garut, Warga Diminta Bayar Tambahan Untuk SIM Instan

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:51 WIB

Darma Wijaya Ajak ASN Bersepeda, PWI Sergai Beri Apresiasi di Acara Buka Bersama

Berita Terbaru