Penyusunan Renaksi Penerapan SPM Daerah Jadi Kunci Keberhasilan Pencapaian SPM

- Editor

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ALGARINEWS.COM | MAKASSAR – Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sri Purwaningsih membuka kegiatan asistensi dan supervisi penyusunan dokumen Rencana Aksi (Renaksi) penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) wilayah Papua, Jumat (15/9/2023) di Hotel Aston Makassar.

Pada kesempatan itu, Sri Purwaningsih atau yang akrab disapa Nining mengatakan Kementerian Dalam Negeri memiliki tugas dan fungsi melakukan pembinaan terhadap penerapan SPM di daerah.

“Dalam hal ini, pembinaan dimaksud adalah melakukan asistensi dan supervisi terhadap daerah dalam menyusun dokumen rencana aksi penerapan SPM di daerah,” terang Nining.

Lebih lanjut, Nining menjelaskan penyusunan Renaksi penerapan SPM daerah merupakan kunci keberhasilan dalam pemenuhan pencapaian SPM.

“Oleh karena itu, penyusunan Renaksi penerapan SPM dibutuhkan untuk membantu pelaksanaan penerapan dan pencapaian SPM seperti yang diharapkan serta menjadi panduan bagi pemangku kepentingan dalam mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 100%,” imbuh Nining.

Sebagai informasi, Renaksi penerapan SPM merupakan dokumen perencanaan sebagai pedoman dan langkah-langkah operasional dalam pencapaian target pemenuhan SPM.

Renaksi memuat penjelasan strategis yang akan dicapai dalam periode tertentu serta kepastian pelaksanaan terhadap penerima layanan, jenis, dan mutu.

Selanjutnya, pada Renaksi diuraikan kondisi pencapaian SPM sesuai dengan target pemerintah daerah, baik kinerja maupun kemampuan anggaran serta langkah-langkah dalam menyusun rencana program, kegiatan, dan anggaran.

Baca Juga :  Brimob Go To School Ajarkan Nilai-Nilai Pancasila Sejak Dini Kepada Generasi Penerus Bangsa

Berdasarkan data dari Sekretariat Bersama SPM tingkat pusat, hingga saat ini, terdapat 26 daerah atau 4,76% yang telah menyusun dan menyampaikan dokumen Renaksi kepada Ditjen Bina Pembangunan Daerah yang terdiri dari 2 provinsi, 14 kabupaten, dan 10 kota sedangkan 520 daerah atau 95,24% belum menyusun dan menyampaikan.

Sementara itu, untuk nilai rata-rata capaian SPM provinsi kurun waktu tahun 2019-2022 secara umum mengalami tren peningkatan, khususnya pada 2022, nilai capai SPM adalah 80,25 dan masuk kategori Tuntas Madya.

Sedangkan untuk capaian SPM kabupaten/kota pada kurun waktu tahun 2019-2022 secara umum mengalami tren peningkatan, namun tidak signifikan. Pada 2022, nilai rata-rata capai SPM sebesar 69 dan masuk dalam kategori Tuntas Muda.

Memasuki tahun kelima berjalannya penerapan SPM di daerah, Nining menilai secara umum masih belum optimal atau belum mencapai target kinerja sebesar 100% setiap tahunnya.

Beberapa faktor tidak tercapainya target tersebut antara lain: kurangnya ketersediaan anggaran dan sumber daya aparatur; kurangnya sarana dan prasarana dalam melaksanakan penerapan SPM; belum optimalnya daerah dalam menjalankan tahapan penerapan SPM; serta kurangnya ketersediaan data, terlebih dalam menentukan target capaian.

Baca Juga :  Wartawan ‘Mengaku’ Pengacara, Menyebut Klientnya Alamsyah Donatur Utama Capres 02 Di Sumut

Dengan beberapa permasalahan tersebut, Nining berharap tahun 2023 pelaksanaan penerapan SPM dapat lebih baik. Untuk itu, pemerintah daerah diminta mengawal pelaksanaan SPM tahun 2023 dengan sisa waktu kurang lebih empat bulan.

Berdasarkan data Aplikasi Pelaporan SPM per Agustus 2023, rata-rata nilai capaian SPM baru 42,03 atau masuk dalam kategori “Belum Tuntas”.

Pada akhir sambutan, Nining meminta agar pemerintah daerah, khususnya Tim Penerapan SPM provinsi, kabupaten dan kota secara khusus wilayah Papua untuk segera menyusun Renaksi penerapan SPM dengan melibatkan perangkat daerah pengampu SPM yang tergabung dalam Tim Penerapan SPM Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selain itu, melakukan penetapan Renaksi penerapan SPM melalui Peraturan Kepala Daerah serta menjadikan Renaksi tersebut menjadi buku saku dalam penerapan SPM oleh pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan asistensi dan supervisi ini didukung oleh DFAT-SKALA serta diikuti oleh Sekretariat Bersama SPM Ditjen Bina Pembangunan Daerah; Tim Penerapan SPM provinsi dan kabupaten/kota se-Papua; dan Tim Implementasi Program SKALA.Tandasnya (RIS/ADI)

Jurnalis  : Vian

Berita Terkait

PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan
DIDUGA PENGAWAS SPBU 23.351.27 TEMBESU CAMPANG RAYA ( ALFIN ) BEKERJASAMA DENGAN MAFIA SOLAR MODUS MELANGSIR WARGA MINTA KAPOLDA LAMPUNG TIDAK TEGAS !! 
Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
DPC PDIP Sergai Serahkan Mandat BMI, Abdul Hamid Nahkodai Periode 2025–2030
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Dugaan Percaloan Kembali Mencoreng Pelayanan Satpas Satlantas Polres Garut, Warga Diminta Bayar Tambahan Untuk SIM Instan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:40 WIB

PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:34 WIB

DIDUGA PENGAWAS SPBU 23.351.27 TEMBESU CAMPANG RAYA ( ALFIN ) BEKERJASAMA DENGAN MAFIA SOLAR MODUS MELANGSIR WARGA MINTA KAPOLDA LAMPUNG TIDAK TEGAS !! 

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51 WIB

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:03 WIB

DPC PDIP Sergai Serahkan Mandat BMI, Abdul Hamid Nahkodai Periode 2025–2030

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Sabtu, 18 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Percaloan Kembali Mencoreng Pelayanan Satpas Satlantas Polres Garut, Warga Diminta Bayar Tambahan Untuk SIM Instan

Berita Terbaru