Safari Ramadhan di Perkebunan Adolina: Mempererat Kebersamaan dalam Cahaya Kebaikan

- Editor

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah gemerlap bulan suci Ramadhan, sebuah inisiatif luar biasa merebak di wilayah perkebunan Adolina. Dengan semangat yang membara, Tim Majelis Ta’lim dan Syiar Islam (MTSI) PTPN IV Regional II Unit Adolina meluncurkan program Safari Ramadhan 1445 Hijriyah. Senin kemarin (01/04/2024).


Program ini tidak sekadar tentang ibadah rutin, namun juga menggali kehangatan kebersamaan dan semangat berbagi kebaikan di antara karyawan dan pimpinan dari berbagai Afdeling dalam wilayah perkebunan Adolina. Mereka menjelajahi tujuh mesjid yang menjadi pusat kegiatan, menjadikan setiap kunjungan sebagai momen berharga yang diisi dengan kebersamaan dan pembelajaran.

 

Manajer Unit Kebun Adolina, Yudhi Hari Prabowo S.T, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai pondasi yang kokoh bagi tali silaturahmi di antara para karyawan dan pemimpin mereka. “Kami berharap, dengan bersama-sama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, dapat lebih mempererat hubungan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya dengan semangat yang membara.

Baca Juga :  Kepsek TK Ananda Tidak Koorperatif, Diduga “Telan” Dana Hibah 100 juta

 

Sekretaris MTSI PTPN IV Regional II Unit Adolina, APK Muhammad Ali Syahbana S.T, menegaskan esensi dari kegiatan Safari Ramadhan ini adalah untuk menyebarkan ajaran Islam, terutama di bulan Ramadhan, serta memberikan pemahaman tentang bagaimana seorang muslim dapat mengatasi godaan-godaan selama menjalankan ibadah puasa.

 

Namun, Safari Ramadhan ini tidak hanya sekadar ritualitas. Setiap kunjungan menjadi momen pembelajaran yang mendalam bagi seluruh peserta.

 

Diskusi tentang hikmah puasa hingga praktik ibadah yang benar menjadi bagian dari agenda setiap kunjungan. Setiap mesjid yang dikunjungi memiliki cerita dan makna tersendiri, mulai dari keheningan hingga kehangatan yang memikat hati.

 

Lebih dari sekadar kunjungan rutin, Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk merajut kebersamaan dan kesetiaan terhadap nilai-nilai keagamaan. Dalam suasana yang penuh keakraban, para karyawan dan pimpinan bersama-sama mengeksplorasi kedalaman makna ibadah, sambil menjalin hubungan yang lebih erat dan penuh kasih.

Baca Juga :  Mengenang Bencana Tsunami Aceh, Personel Lanal Sabang Gelar Zikir Dan Doa Bersama

 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk solidaritas dan komitmen dalam memperkuat jalinan kebersamaan di tengah tantangan zaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta harmoni yang mendalam antara individu-individu yang saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.


Sebagai tambahan, setiap kegiatan diisi dengan pemberian bantuan kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan Badan Kemakmuran Mesjid yang dikunjungi, menunjukkan bahwa kebaikan tidak hanya dilakukan dalam bentuk ibadah, tetapi juga dalam aksi nyata membantu sesama.

 

Dalam cahaya bulan Ramadhan yang suci, upaya bersama dalam Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi catatan perjalanan rohani semata, tetapi juga menjadi titik temu bagi kebaikan dan keselarasan dalam sebuah komunitas yang bersatu. Semoga setiap langkah yang diambil dalam kebersamaan ini memberikan berkah dan kebaikan yang melimpah bagi seluruh komunitas di wilayah perkebunan Adolina.

Berita Terkait

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat
Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan
DPC PDIP Sergai Serahkan Mandat BMI, Abdul Hamid Nahkodai Periode 2025–2030
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51 WIB

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat

Rabu, 29 April 2026 - 11:35 WIB

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:11 WIB

Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan

Selasa, 28 April 2026 - 13:03 WIB

DPC PDIP Sergai Serahkan Mandat BMI, Abdul Hamid Nahkodai Periode 2025–2030

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Minggu, 19 April 2026 - 13:30 WIB

Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 

Berita Terbaru