KPK Periksa 9 Saksi Kasus Korupsi Proyek PUPR Mempawah, Dugaan Keterlibatan Mantan Bupati Makin Kuat

- Editor

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Algarinews.com – Pontianak Kalbar – Dikutif dari sumber yang terpercaya ,oleh awak media bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. 6 Mei 2025.

Setelah melakukan penggeledahan di 16 lokasi pada 25 April lalu, KPK memeriksa sembilan saksi penting pada hari Senin (5/5/2025) di Mapolda Kalbar.

Pemeriksaan ini menyoroti dugaan rekayasa tender proyek jalan senilai puluhan miliar rupiah. Indikasi keterlibatan mantan oknum Bupati Mempawah kian menguat, diduga sebagai aktor sentral dalam pengaturan proyek strategis melalui jaringan loyalis di birokrasi dan kalangan pengusaha.

Menurut sumber yang bisa dipercaya Sembilan saksi yang diperiksa diantaranya :

LN Direktur Utama PT ABP, JM alias AN Direktur PT GBAL, MW, SN Sales PT DA (Distributor Semen Gresik) EH, Diperiksa di Lapas Kelas IIA Pontianak,IS Kabid Bina Marga Dinas PUPR Mempawah, AN Mantan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Mempawah,EA ASN Kabupaten Mempawah,FE Staf SDA Kabupaten Mempawah

Baca Juga :  Panitia Muscablub MPC PP Sergai Resmi Menutup Pendaftaran, Ziad Ananta Calon Tunggal

Tiga dari sembilan saksi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun identitasnya masih dirahasiakan demi kepentingan penyidikan.

Adapun tokoh kunci: IS, saat itu menjabat sebagai Ketua Pokja dan Kabid Bina Marga, diduga menyusun spesifikasi lelang proyek Peningkatan Jalan Sekabuk–Sei Sederam senilai Rp.51,5 miliar agar hanya PT Aditama Borneo Prima yang lolos. Anehnya, harga penawaran pemenang justru melebihi HPS.

KPK mendalami peran Idy sebagai pelaksana teknis dari instruksi elite politik lokal, termasuk dugaan keterlibatan langsung mantan Bupati yang juga dikenal sebagai eks Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi daerah.

Pola korupsi terstruktur

Berbagai sumber menyebut praktik monopoli proyek di Mempawah telah berlangsung lama, dengan pola tender semu, kontraktor diarahkan, dan keuntungan dibagi dalam lingkar kekuasaan. “Sudah rahasia umum, tapi tidak ada yang berani buka suara,” ujar seorang kontraktor lokal.

Baca Juga :  PN Pontianak Disorot Publik Menyidangkan Orang Dalam Gangguan Jiwa

KPK menegaskan tidak akan terpengaruh tekanan politik. “Siapa pun yang terlibat—pejabat aktif, pensiunan, atau tokoh politik—akan kami tindak jika alat bukti cukup,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Pernyataan ini merespons kekhawatiran publik soal manuver politik pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk mantan bupati yang kabarnya tengah membangun jaringan politik baru menjelang Pilkada 2024.

KPK sebelumnya menyita sejumlah dokumen dan alat bukti elektronik dari 16 lokasi di Mempawah, Pontianak, dan Sanggau. Publik berharap penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.

Seorang warga Mempawah berkata, “Kalau KPK serius, ini bisa jadi titik balik. Sudah terlalu lama kekuasaan jadi tameng korupsi.”

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato awal tahun menegaskan: “Kita akan basmi korupsi dari akar-akarnya, tanpa pandang bulu.”

Berita Terkait

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat
Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 
Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51 WIB

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat

Rabu, 29 April 2026 - 11:35 WIB

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:11 WIB

Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Minggu, 19 April 2026 - 13:30 WIB

Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:48 WIB

Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru