Oknum Masyarakat Dicekok Polisi Kasusnya Bawa Miras Dan Sajam

- Editor

Minggu, 31 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

algarinews.com – Pontianak Kalbar – Dalam operasi pemberantasan Penyakit Masyarakat yang dikenal sebagai Ops Pekat Kapuas 2024, personil Polresta Pontianak kembali berhasil menunjukkan keberhasilannya dengan mengamankan sejumlah oknum masyarakat dan barang terlarang 30 Maret 2024

Dalam operasi yang dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Pontianak, personil Polresta Pontianak berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Salah satu barang yang berhasil diamankan adalah minuman keras tanpa izin yang diduga akan diedarkan secara ilegal di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Mafia Gas Subsidi di Sintang: Pangkalan Resmi Diputus Sepihak, Agen Diduga Salurkan Langsung ke Pengecer

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk kegiatan tawuran antar kelompok.

Kepala Polresta Pontianak, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Adhe Hariadi, dalam keterangannya mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan operasi ini.

“Ops Pekat Kapuas 2024 merupakan upaya keras kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Pontianak.

Kami berkomitmen untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, dalam operasi ini polisi juga berhasil mengamankan 11 unit motor yang diduga digunakan untuk balap liar.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, Kapolres Lebak Berikan Bantuan Sembako ke Pengurus Makam Cibungur

Motor-motor tersebut terindikasi menggunakan knalpot brong yang telah melanggar peraturan lalu lintas.

Operasi yang dilakukan dengan taktik dan strategi yang matang ini membuktikan komitmen Polresta Pontianak dalam memberantas kejahatan di wilayah Kota Pontianak.

Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya-upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram bagi semua pihak.

Sumber : Humas Polresta Pontianak (FJR)
Jono

Berita Terkait

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat
Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap
KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan
LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH
Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 
Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51 WIB

Aksi Tolak Pergub JKA di Banda Aceh Memanas, Mahasiswa Soroti Dugaan Tindakan Represif Aparat

Rabu, 29 April 2026 - 11:35 WIB

Sidak PT SNI, DLH Temukan Sejumlah Izin Belum Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 11:13 WIB

KMMP Desak Kejaksaan Bongkar Tuntas Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 28 April 2026 - 14:41 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 13:11 WIB

Contoh Positif! Warga Langkat Kembalikan Lahan Hutan Lindung Tanpa Paksaan

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

LSM RIB SOROT TAJAM PROYEK OSS BKPM 2026: PENUNJUKAN LANGSUNG Rp30,6 MILIAR DIDUGA SARAT MASALAH

Minggu, 19 April 2026 - 13:30 WIB

Poniran, selaku kepala desa sekaligus merangkup ketua abdesi kecamatan Tanjung sari , Diduga merekayasa anggaran dana desa demi kepentingan diri pribadi, 

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:48 WIB

Loso Mena PKB: Peran Pers Strategis dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru